Bulan Ramadan selalu membawa perubahan pola belanja konsumen. Jam aktif berpindah ke waktu sahur dan menjelang buka puasa. Orang-orang lebih sering scrolling media sosial setelah tarawih, berburu menu sahur praktis di malam hari, atau mencari promo takjil menjelang maghrib. Jika bisnis tidak menyesuaikan ritme ini, potensi traffic besar bisa lewat begitu saja.
Karena itu, strategi promosi saat sahur dan buka puasa tidak bisa disamakan dengan bulan biasa. Perlu pendekatan waktu, pesan, dan penawaran yang lebih relevan dengan kebiasaan konsumen Ramadhan. Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan agar promo sahur dan buka puasa benar-benar efektif.
