Jakarta, IDN Times - Pemerintah mengalokasikan subsidi energi sebesar Rp272,945 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027. Angka tersebut naik 20,1 persen dibandingkan outlook 2026 yang sebesar Rp227,258 triliun.
Kenaikan anggaran subsidi energi dialokasikan pada Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram (kg) serta subsidi listrik.
"Anggaran subsidi Jenis BBM Tertentu dan LPG tabung 3 kg pada RAPBN tahun anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp142.836,5 miliar atau meningkat 22,2 persen apabila dibandingkan dengan outlook tahun 2026 sebesar Rp116.846,9 miliar," demikian dikutip dari Buku 2 Nota Keuangan RAPBN 2027.
