SUN Energy mulai mengembangkan ekosistem pertambangan hijau atau green mining di Kalimantan Timur. (Dok/Istimewa).
Ekosistem elektrifikasi juga dilengkapi infrastruktur pengisian daya, fasilitas workshop, layanan pemeliharaan kendaraan, serta Fleet Management System untuk memantau dan mengelola penggunaan armada. Karina mengatakan, integrasi berbagai infrastruktur tersebut diperlukan agar elektrifikasi tidak hanya berfokus pada penggantian kendaraan berbahan bakar diesel menjadi kendaraan listrik.
"Kesiapan pasokan energi, fasilitas pengisian daya, hingga pemeliharaan kendaraan juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional tambang;" tuturnya.
Di sisi lain, kebutuhan investasi awal yang besar masih menjadi salah satu tantangan perusahaan tambang dalam mengadopsi elektrifikasi. Untuk mengatasi hal tersebut, SUN menawarkan model bisnis Electrification as a Service.
Melalui skema tersebut, perusahaan tambang dapat mengadopsi solusi elektrifikasi tanpa harus mengeluarkan belanja modal awal atau upfront capital expenditure (capex), sesuai cakupan layanan dan skema kerja sama yang disepakati.
SUN menyediakan layanan mulai dari perencanaan dan pembangunan infrastruktur, penyediaan teknologi, hingga pengelolaan dan pemeliharaan operasional. Dengan demikian, perusahaan tambang dapat lebih berfokus pada kegiatan bisnis utama, sementara kebutuhan elektrifikasi ditangani oleh SUN.
"Melalui model layanan tanpa investasi awal, kami ingin mempermudah pelanggan mengadopsi elektrifikasi sekaligus memberikan kepastian dukungan operasional. Implementasi ini menjadi langkah awal menuju pengembangan yang lebih besar, termasuk ekspansi lebih dari 1.000 kendaraan listrik," kata Karina.
SUN menilai, pengembangan ekosistem elektrifikasi tersebut dapat membuka peluang bagi perusahaan tambang untuk mengoptimalkan biaya energi, mengurangi ketergantungan terhadap distribusi bahan bakar diesel, serta meningkatkan efisiensi operasional.
Karina menambahkan, elektrifikasi pertambangan tidak semata-mata menjadi tambahan biaya bagi perusahaan. Dengan pemilihan teknologi dan model bisnis yang tepat, elektrifikasi dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi sekaligus daya saing industri pertambangan di Indonesia.