Jakarta, IDN Times - Kalangan pelaku usaha terbelah dalam menyikapi rencana pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk mengenakan tarif impor baru terhadap produk asal Vietnam. Perusahaan besar seperti Tesla dan Samsung secara tegas menolak kebijakan tersebut. Sementara itu, sejumlah asosiasi produsen dalam negeri AS justru mendesak pemerintah memberlakukan sanksi perdagangan.
Perbedaan sikap ini muncul menjelang tenggat waktu 29 November 2026 yang ditetapkan Presiden Donald Trump untuk menyelesaikan penyelidikan dugaan pelanggaran hak kekayaan intelektual (HKI) di Vietnam. Penyelidikan yang telah berlangsung sejak Mei lalu tersebut diperkirakan akan memengaruhi arah kebijakan perdagangan antara kedua negara.