Jakarta, IDN Times - Perusahaan kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Tesla, memamerkan mobil terbang terbarunya di tengah tantangan meyakinkan investor mengenai potensi pertumbuhan jangka panjang. Langkah inovatif tersebut rupanya belum mampu mengangkat harga saham perusahaan yang justru mengalami penurunan akibat kekhawatiran valuasi pasar.
Dilansir Anadolu Agency, kinerja pasar saham Tesla dan langkah terobosan teknologinya menunjukkan perbedaan tajam. Para investor kini menyoroti masalah profitabilitas, arus kas, hingga valuasi perusahaan menjelang pengumuman laporan keuangan kuartal ketiga.
