Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Momen Prabowo Absen Pejabat 11 Menit Sambil Seruput Kopi

3 min read
Momen Prabowo Absen Pejabat 11 Menit Sambil Seruput Kopi
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026. (YouTube/Sekretariat Presiden)
  • Prabowo menghabiskan sekitar 11 menit untuk menyapa dan menyebut nama pejabat dalam Rakornas TPAKD.

  • Ia menyampaikan sejumlah candaan saat memperkenalkan pejabat dan menyinggung kepala daerah yang tidak hadir.

  • Setelah itu, Prabowo membahas ekonomi rakyat, kredit bagi petani dan nelayan, serta kekayaan alam Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto punya kebiasaan menyapa dan menyebut nama pejabat yang hadir saat berpidato. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Kamis (22/10/2026), sesi tersebut berlangsung cukup panjang, sekitar 11 menit.

Di hadapan jajaran menteri, pimpinan lembaga, dan kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia, Prabowo tak langsung masuk ke pokok pembahasan. Dia terlebih dahulu menyebut nama sejumlah pejabat yang hadir, mulai dari pimpinan lembaga hingga gubernur dan wakil gubernur.

Prabowo bahkan meminta izin untuk membacakan nama-nama gubernur dan wakil gubernur yang hadir. Menurutnya, hal itu penting agar masyarakat mengetahui siapa saja kepala daerah yang mengikuti acara tersebut.

"Ini penting supaya rakyatnya tahu," ujar Prabowo di JIEXPO Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Di tengah menyebutkan nama pejabat, Prabowo beberapa kali melontarkan candaan. Saat memperkenalkan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti, misalnya.

"Yang mengatur keuangan Indonesia ini, emak-emak semuanya ini. Biasanya emak-emak, biasanya emak-emak lebih hati-hati begitu," ujarnya.

Prabowo juga bercanda ketika menyebut Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman yang memiliki keturunan India.

"Pak Maman ini ada keturunan India. Jadi kalau saya ketemu, kepala saya juga agak goyang-goyang," candanya sambil memperagakan goyang-goyang kepala ala orang India.

Saat menyebut Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Listyo Sigit Prabowo, orang nomor satu di Indonesia itu juga menyinggung kesamaan nama belakang mereka.

"Karena namanya Prabowo jadi enggak boleh jauh-jauh, dekat aja terus," kata Prabowo.

Sesi penyebutan nama itu juga diwarnai komentar Prabowo mengenai kepala daerah yang tidak hadir. Dia menyebut acara tersebut dihadiri 18 gubernur, 14 wakil gubernur, 230 bupati, 62 wali kota, 51 wakil bupati, dan 15 wakil wali kota.

Namun, Prabowo tidak membacakan seluruh nama bupati dan wali kota karena jumlahnya cukup banyak. Dia kemudian menyelipkan komentar mengenai kepala daerah yang absen.

Ketika menyebut Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Prabowo juga menanyakan keberadaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Ke mana KDM itu? Yang paling dekat enggak hadir.

Pasti sibuk, oke," katanya.

Prabowo turut menyinggung panitia yang membatasi durasi sambutannya. Dia mengatakan diminta agar tidak berbicara lebih dari 15 menit karena dikenal bisa berpidato selama berjam-jam. Dia kemudian bercanda bahwa panjang pendeknya pidato juga bergantung pada kopi.

"Karena katanya kalau Pak Prabowo di podium bisa berjam-jam. Tapi tergantung kopi. Baru seger," kata Prabowo yang kemudian menyeruput kopi di atas podium.

Setelah sesi penyebutan nama pejabat dan kepala daerah tersebut, Prabowo melanjutkan sambutannya dengan membahas penguatan ekonomi rakyat, penyaluran kredit untuk petani dan nelayan, serta pengelolaan kekayaan alam Indonesia.

    Share Article
    Editorial Team

    Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

    Related Articles

    See More