Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tokocrypto Catat Nilai Transaksi Lebih dari Rp160 Triliun Selama 2025

1000410912.jpg
Tokocrypto luncurkan Tokocrypto OTC untuk fasilitasi transaksi besar HNWI (dok. Tokocrypto)
Intinya sih...
  • Tokocrypto mencatat pertumbuhan bisnis solid dan berkelanjutan sepanjang 2025.
  • Pertumbuhan Tokocrypto cermin strategi perusahaan, gelaran Indonesia Crypto Outlook 2026.
  • Kontribusi sosial berkelanjutan Tokocrypto dengan donasi kepada Yayasan Indonesia Setara.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Tokocrypto mencatatkan pertumbuhan bisnis solid dan berkelanjutan sepanjang 2025. Hal itu ditandai dengan peningkatan jumlah pengguna, ekspansi produk, dan penguatan ekosistem industri kripto nasional. Hingga akhir 2025, Tokocrypto telah melayani 4,8 juta pengguna dengan pertumbihan pengguna aktif tahunan atau year on year (yoy) mencapai 75 persen.

Selain itu, sepanjang tahun lalu Tokocrypto juga mencatatkan nilai transaksi lebih dari Rp160 triliun dengan pangsa pasar 40 persen lebih. Hal itu mencerminkan kuatnya kepercayaan dan tingginya aktivitas perdagangan pengguna.

Dari sisi produk, Tokocrypto menyediakan lebih dari 480 pasangan perdagangan berbasis rupiah (IDR pairs), menempatkannya sebagai salah satu exchange kripto di Indonesia dengan pilihan IDR pairs terbanyak.

1. Pertumbuhan Tokocrypto cermin strategi perusahaan

Riset Sekuya (1).png
Tokocrypto berkolaborasi dengan Sekuya guna mendukung proyek-proyek kripto lokal yang memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri Web3 di Indonesia (dok. Sekuya)

Tokocrypto juga telah menjalin lebih dari 100 kemitraan jenama strategis serta secara aktif mendorong edukasi kripto nasional melalui 168+ inisiatif literasi yang menjangkau lebih dari 125 ribu peserta di 50+ kota, termasuk menjadi exchange pertama yang menggelar kegiatan literasi kripto secara luar jaringan (luring) di Papua.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana mengatakan, pertumbuhan ini mencerminkan strategi perusahaan yang fokus pada kepercayaan, inovasi, dan tata kelola yang kuat. Langkah ini sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk memposisikan diri sebagai pemimpin pasar.

“Pertumbuhan perusahaan tidak hanya berfokus pada akuisisi pengguna, tetapi juga pada keberlanjutan bisnis. Kami terus membangun perusahaan yang sehat secara finansial, inovatif dalam produk, serta patuh terhadap regulasi. Saat ini, Tokocrypto menjadi salah satu dari sedikit startup dan exchange kripto resmi di Indonesia yang memiliki fondasi keuangan yang solid dan berkelanjutan," tutur Calvin, dikutip Minggu (1/2/2026).

Dari sisi pengembangan produk, Tokocrypto terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna, mulai dari layanan staking dengan lebih dari 80 aset kripto, fitur AI Analysis untuk analisis sentimen pasar, Rewards Hub, hingga pengembangan fitur lanjutan seperti QRIS Deposit dan Futures atau Derivatif yang akan segera hadir tahun ini.

"Seluruh inovasi ini dibangun di atas standar keamanan dan kepatuhan regulasi yang ketat untuk melindungi pengguna," kata Calvin.

2. Gelaran Indonesia Crypto Outlook 2026

Gelaran Indonesia Crypto Outlook 2026
Gelaran Indonesia Crypto Outlook 2026 (dok. Tokocrypto)

Momentum pertumbuhan Tokocrypto juga tercermin dalam keberhasilan penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026, sebuah forum tahunan yang mempertemukan pelaku industri, regulator, dan komunitas kripto. Acara ini juga didukung oleh Xendit yang juga memaparkan “Journey, Milestone dan Industry Revolution.”

Salah satu sorotan utama ICO 2026 adalah pemaparan Dataxet Sonar tentang “2025 Social Media Crypto Insight," yang menunjukkan bahwa percakapan media sosial terkait kripto, Web3, dan blockchain di Indonesia sepanjang 2025 mengalami peningkatan signifikan.

Data tersebut juga mencatat volume percakapan kripto meningkat hampir 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan tingginya minat dan diskursus publik terhadap aset digital.

Bukan hanya itu, Indonesia Crypto Network (ICN) dan Coinvestasi memaparkan laporan “2025 Indonesia Crypto & Web3 Industry Report” yang mengungkap fakta penting terkait profil investor kripto nasional.

"Salah satu temuan paling mencolok adalah dominasi Generasi Z sebagai tulang punggung investor kripto Indonesia, khususnya pada rentang usia 18–34 tahun. Bagi generasi ini, kripto telah menjadi bagian dari percakapan finansial sehari-hari melalui konten digital, komunitas, dan jejaring sosial," ujar Calvin.

3. Kontribusi sosial berkelanjutan Tokocrypto

Tokocrypto (tokocrypto.com)
Tokocrypto (tokocrypto.com)

Di sisi lain, Tokocrypto turut mempertegas komitmennya terhadap kontribusi sosial berkelanjutan dengan menyerahkan donasi kepada Yayasan Indonesia Setara, yayasan yang diinisiasi oleh Sandiaga Uno. Dukungan ini ditujukan untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan yayasan, sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi komunitas.

Pada kesempatan yang sama, Sandiaga menyampaikan apresiasi atas perhatian Tokocrypto terhadap program-program yayasan, serta menilai penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook 2026 sebagai ruang dialog dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk membaca arah industri, memperluas literasi publik, dan memperkuat ekosistem industri kripto di Indonesia.

“Terima kasih atas dukungan Tokocrypto untuk program-program Yayasan Indonesia Setara. Kolaborasi seperti ini penting agar dampak sosial bisa lebih luas, sekaligus memperkuat literasi publik dan sinergi lintas pemangku kepentingan melalui Indonesia Crypto Outlook 2026 demi mendorong ekosistem industri kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia," tutur Sandiaga.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

4 Cara Efektif Mengajarkan Remaja Bijak Mengelola Kartu Kredit

01 Feb 2026, 17:45 WIBBusiness