Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tokopedia Masuk Layanan Kesehatan Digital, TokoClinic Resmi Meluncur
Tokopedia meluncurkan TokoClinic by Tokopedia Farma. (Dok/Istimewa).
  • Tokopedia meluncurkan TokoClinic by Tokopedia Farma, layanan telemedicine yang menggabungkan konsultasi dokter daring, resep digital, dan pembelian obat melalui lebih dari 3.000 farmasi berlisensi di Indonesia.
  • Layanan ini hadir untuk menjawab tantangan keamanan dan keaslian obat di tengah meningkatnya transaksi daring, dengan sistem resep digital terverifikasi langsung dari dokter setelah konsultasi.
  • TokoClinic diharapkan memperluas akses kesehatan digital yang aman dan tepercaya melalui kolaborasi antara tenaga medis, farmasi berlisensi, serta dukungan regulator nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Sepanjang 2025

Badan Pengawas Obat dan Makanan menemukan 197.725 tautan penjualan obat dan makanan ilegal di platform digital, menyoroti pentingnya pengawasan pembelian obat daring.

27 Mei 2026

Tokopedia secara resmi meluncurkan layanan telemedicine TokoClinic by Tokopedia Farma yang mengintegrasikan konsultasi dokter daring, resep digital, dan pembelian obat melalui jaringan farmasi berlisensi di Indonesia.

kini

TokoClinic beroperasi untuk memperluas akses layanan kesehatan digital yang aman dan tepercaya bagi masyarakat Indonesia melalui kolaborasi dengan tenaga medis, farmasi berlisensi, dan regulator.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Tokopedia meluncurkan layanan telemedicine terintegrasi bernama TokoClinic by Tokopedia Farma yang menggabungkan konsultasi dokter daring, resep digital, dan pembelian obat melalui jaringan farmasi berlisensi.
  • Who?
    Layanan ini diperkenalkan oleh Tokopedia melalui Executive Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo, bersama jaringan lebih dari 3.000 apotek berlisensi di seluruh Indonesia.
  • Where?
    Peluncuran dilakukan di Jakarta dengan cakupan layanan yang dapat diakses secara nasional melalui aplikasi Tokopedia Farma.
  • When?
    Pengumuman resmi peluncuran disampaikan pada Rabu, 27 Mei 2026.
  • Why?
    TokoClinic hadir untuk menjawab kebutuhan akses layanan kesehatan cepat dan aman serta menanggapi meningkatnya pembelian obat daring yang memerlukan pengawasan medis lebih baik.
  • How?
    Layanan memungkinkan pengguna berkonsultasi dengan dokter berlisensi, menerima resep digital terverifikasi, dan membeli obat langsung dari apotek rekanan dalam satu alur aplikasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tokopedia bikin tempat baru namanya TokoClinic. Di sana orang bisa ngobrol sama dokter lewat handphone, terus dapat resep obat dan beli obatnya juga. Ada banyak apotek yang kerja sama, lebih dari tiga ribu. Katanya supaya orang bisa berobat lebih mudah dan aman, apalagi kalau tinggal jauh dari kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Peluncuran TokoClinic by Tokopedia Farma menunjukkan langkah konkret menuju layanan kesehatan digital yang lebih aman dan terintegrasi. Dengan menggabungkan konsultasi dokter berlisensi, resep digital, serta jaringan farmasi resmi, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kemudahan akses masyarakat terhadap layanan medis, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap keamanan pembelian obat secara daring di Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Tokopedia meluncurkan layanan telemedicine terintegrasi bertajuk TokoClinic by Tokopedia Farma yang menggabungkan konsultasi dokter daring dengan jaringan lebih dari 3.000 farmasi berlisensi di Indonesia.

Kehadiran layanan tersebut ditujukan untuk menjawab tantangan akses layanan kesehatan yang cepat dan mudah, khususnya di wilayah kepulauan Indonesia.

Peluncuran layanan ini juga dilakukan di tengah meningkatnya aktivitas pembelian obat secara daring yang memunculkan tantangan tentang keamanan serta penggunaan obat yang tepat.

Melalui TokoClinic by Tokopedia Farma, pengguna dapat berkonsultasi dengan dokter berlisensi, memperoleh resep digital, hingga membeli obat melalui jaringan farmasi rekanan Tokopedia dalam satu aplikasi.

1. TokoClinic integrasikan layanan kesehatan dengan lebih aman

ilustrasi obat-obatan dan suplemen (freepik.com/xb100)

Executive Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo, mengatakan, integrasi layanan konsultasi dokter, resep digital, dan pembelian obat dalam satu alur diharapkan dapat membuat pengalaman membeli obat secara online menjadi lebih aman dan bertanggung jawab.

“Melalui TokoClinic, kami ingin memastikan pengalaman membeli obat secara online tidak hanya praktis, tetapi juga lebih aman dan bertanggung jawab. Dengan integrasi konsultasi dokter, resep digital, dan pembelian obat dalam satu alur, kami berharap masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang lebih tepercaya,” ujar Stephanie dalam keterangan resmi, Rabu (27/5/2026).

2. Industri farmasi memiliki potensi besar

Ilustrasi Obat/medicine (unplash.com/Towfiqu barbhuiya)

Sepanjang 2025, Badan Pengawas Obat dan Makanan menemukan 197.725 tautan penjualan obat dan makanan ilegal di platform digital. Temuan tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan dan panduan medis dalam pembelian obat secara daring.

TokoClinic menghadirkan mekanisme resep digital terverifikasi yang memungkinkan dokter mengeluarkan resep langsung di aplikasi setelah konsultasi. Sistem tersebut diharapkan membantu memastikan obat yang dibeli sesuai resep serta ketentuan distribusi obat secara daring.

"Di sisi lain, industri farmasi nasional dinilai masih memiliki prospek pertumbuhan positif dengan potensi pasar mencapai Rp225 triliun pada 2030 seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat dan percepatan transformasi digital sektor kesehatan," kata dia.

3. Perluas akses layanan kesehatan digital secara aman dan terpercaya

Ilustrasi obat-obatan. (Dok. Unsplash/Christina Victoria Craft)

Stephanie berharap, TokoClinic by Tokopedia Farma dapat membantu memperluas akses layanan kesehatan digital yang aman dan tepercaya bagi masyarakat Indonesia.

“Melalui kolaborasi dengan tenaga medis, farmasi berlisensi, dan regulator, kami ingin mendukung ekosistem kesehatan digital yang lebih bertanggung jawab dan berkualitas,” kata Stephanie.

Editorial Team

Related Article