Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Transaksi Sedekah di Bank Jago Naik 250 Persen Pekan Kedua Puasa
Bank Jago (jago.com)
  • Transaksi sedekah melalui fitur Jago Amal di Bank Jago melonjak 250 persen selama dua minggu Ramadan, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat dalam berbagi kebaikan secara digital.
  • Sekitar 68 persen donasi dilakukan setelah sahur hingga dhuha, dengan lebih dari separuhnya ditujukan untuk anak yatim melalui kolaborasi mitra Bank Jago.
  • Fitur Jago Syariah mempermudah zakat dan donasi digital, memperkuat pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah lewat sistem goal-based saving yang transparan dan terukur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Head of Sharia Business Bank Jago, Waasi Sumintardja menyebut transaksi sedekah dan amal melalui fitur Jago Amal melonjak hingga 250 persen dibanding periode normal. Fitur ini memudahkan nasabah menyalurkan zakat dan sedekah untuk membantu masyarakat serta menyebarkan kebaikan.

“Khusus di bulan Ramadan sekitar 2 minggu ini, peningkatan transaksi sedekah sudah mencapai 250 persen,” kata Waasi dalam acara Buka Puasa dan Media Briefing di Kantor Bank Jago, Menara SMBC, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

1. Sebanyak 68 persen masyarakat berdonasi di waktu subuh

Media Briefing Bank Jago. (IDN Times/Triyan).

Ia menjelaskan, sekitar 68 persen maysarakat yang melakukan donasi dilakukan setelah sahur hingga menjelang waktu dhuha, dan 53 persen ditujukan untuk anak-anak yatim bekerja sama dengan mitra Bank Jago. Waasi menekankan, percepatan digitalisasi layanan Jago Syariah menjadi kunci mendorong inklusi keuangan syariah.

“Digitalisasi memungkinkan masyarakat dari berbagai lokasi, latar belakang pekerjaan, dan tingkat pendidikan tetap bisa mengakses layanan tanpa harus bergantung pada jaringan cabang,” ujarnya.

2. Aplikasi jago syariah bisa salurkan zakat dan donasi

Ilustrasi Bank Jago (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Dengan Aplikasi Jago Syariah, kamu bisa menyalurkan donasi dan zakat secara langsung ke Rumah Zakat, lembaga terpercaya yang menyalurkan bantuan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan. Sama seperti Jago konvensional, Bank Jago merancang fitur-fitur Jago Syariah dengan menempatkan aspek kehidupan sebagai prioritas utama, sementara keuangan menjadi prioritas berikutnya.

Selain itu, Bank Jago fokus mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Tahun lalu, Jago Syariah memperoleh izin dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai bank penerima pembayaran ibadah haji (BPIH), memungkinkan nasabah melakukan pembayaran haji secara digital.

3. Platform syariah sejalan dengan prinsip syariah

Ilustrasi Bank Jago (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Ia menambahkan, fitur-fitur perencanaan dan alokasi keuangan berbasis tujuan, seperti Kantong digital, memperkuat pengelolaan keuangan syariah dengan menekankan perencanaan yang matang, kejelasan akad, serta pengelolaan dana yang terpisah dan transparan.

“Model goal-based saving di platform digital sangat selaras dengan prinsip syariah karena membantu masyarakat merencanakan kebutuhan keuangan dan ibadah secara disiplin dan terukur. Ini menunjukkan bahwa inovasi teknologi digital bisa berjalan beriringan dengan nilai-nilai syariah,” ujarnya.

Prinsip goal-based saving tercermin dari perilaku nasabah Jago Syariah yang memanfaatkan fitur Kantong untuk mengatur keuangan sesuai tujuan, mulai dari kebutuhan sehari-hari, zakat, infak, hingga ibadah seperti umrah atau haji.

Editorial Team