Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

MIND ID Cetak Laba Rp29,89 Triliun sepanjang 2025

MIND ID Cetak Laba Rp29,89 Triliun sepanjang 2025
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 MIND ID. (dok. MIND ID)
Intinya Sih
  • MIND ID mencatat laba bersih Rp29,89 triliun sepanjang 2025, melampaui target perusahaan sebesar 16 persen berkat peningkatan pendapatan yang mencapai Rp159,46 triliun.
  • Perusahaan menyumbang kontribusi ke negara senilai Rp22,6 triliun melalui pajak, PNBP, royalti, dan dividen sebagai hasil dari kinerja finansial yang solid.
  • Pertumbuhan bisnis MIND ID didorong oleh program hilirisasi mineral strategis seperti emas, nikel, tembaga, dan bauksit untuk memperkuat rantai pasok serta mendukung keberlanjutan ekonomi nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times — Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID membukukan laba bersih sebesar Rp29,89 triliun sepanjang 2025. Realisasi laba tersebut berada 16 persen di atas target yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Pertumbuhan laba bersih itu ditopang oleh capaian pendapatan perusahaan yang menyentuh angka Rp159,46 triliun. Nilai pendapatan tersebut tumbuh 10 persen jika dibandingkan dengan capaian 2024 yang sebesar Rp145,21 triliun.

"Pencapaian ini merupakan bukti nyata komitmen manajemen MIND ID dalam menjamin pengelolaan perusahaan negara yang mampu memberi kontribusi optimal bagi Indonesia," kata Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama dikutip dari keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).

1. Bayar pajak hingga dividen Rp22,6 triliun

Seorang pekerja mengendarai forklift mengangkut ingot yang diproduksi PT Inalum di Smelter Kuala Tanjung, Batubara, Selasa (2/9/2025) (IDN Times/Doni Hermawan)
Seorang pekerja mengendarai forklift mengangkut ingot yang diproduksi PT Inalum di Smelter Kuala Tanjung, Batubara, Selasa (2/9/2025) (IDN Times/Doni Hermawan)

Dari hasil kinerja finansial tersebut, MIND ID menyetorkan kontribusi kepada Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan senilai Rp22,6 triliun.

Kontribusi yang masuk ke penerimaan negara itu meliputi komponen pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), royalti, serta dividen.

2. Genjot agenda hilirisasi

Kondisi Butik Emas Antam Setiabudi One, di Jakarta Selatan, Jumat (11/4/2025). (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Kondisi Butik Emas Antam Setiabudi One, di Jakarta Selatan, Jumat (11/4/2025). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Pertumbuhan kinerja bisnis perseroan didorong oleh agenda hilirisasi yang mencakup rantai pasok hilirisasi emas nasional, serta kolaborasi Inalum, Antam, dan PT Bukit Asam untuk komoditas bauksit-alumina-aluminium.

Selain itu, perseroan juga mengoptimalkan program penguatan rantai pasok hilirisasi untuk mineral strategis lain seperti nikel, tembaga, timah, hingga pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional. Hilirisasi dilakukan guna meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis grup di masa depan.

3. Kelola Sumber Daya Mineral strategis

WhatsApp Image 2025-10-20 at 10.25.40.jpeg
Potret area kerja PT Bukit Asam Tbk (PTBA). (Dok. PTBA)

Perseroan menyatakan akan terus mengoptimalkan pengelolaan sumber daya mineral strategis demi memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

"MIND ID akan terus melanjutkan pertumbuhan kinerja yang sehat dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan, karena di balik setiap ton mineral yang kami kelola, ada kewajiban untuk memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia," ucap Pria.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More