Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Transaksi SMEXPO Pertamina Tumbuh 52 Persen, Tembus Rp3,8 Miliar
Pertamina SMEXPO Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)
  • Transaksi SMEXPO Regional Yogyakarta 2026 mencapai Rp3,8 miliar, tumbuh 52 persen dari sekitar Rp2,5 miliar tahun sebelumnya.
  • SMEXPO 2026 telah digelar di Pekanbaru, Cirebon, Yogyakarta, dan Bekasi untuk membantu UMKM binaan Pertamina memasarkan produk, bertemu konsumen, serta memperluas pasar.
  • Pertamina Foundation mengkurasi 8.000 UMKM dan membina 350 peserta; 50 UMKM terlibat di SMEXPO Bekasi dengan target transaksi minimal Rp2,5 miliar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bekasi, IDN Times - Nilai transaksi Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) 2026 mencatat pertumbuhan sebesar 52 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada penyelenggaraan SMEXPO Regional Yogyakarta 2026, nilai transaksi tercatat mencapai Rp3,8 miliar, meningkat dari sebelumnya sekitar Rp2,5 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, saat menghadiri SMEXPO Bekasi yang berlangsung di Pakuwon Mall Bekasi, Sabtu (31/10/2026).

Arya menyampaikan, penyelenggaraan SMEXPO terus dievaluasi agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi para pelaku UMKM.

Menurutnya, pameran tersebut tidak hanya menjadi tempat memasarkan produk, tetapi juga membuka kesempatan bagi UMKM untuk mengenalkan produk dan menjangkau konsumen baru.

"Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan kepada UMKM yang menjadi mitra binaan Pertamina untuk bisa bertemu langsung dengan market-nya di sini," kata Arya kepada Jurnalis.

1. Dorong UMKM memperluas jaringan pasar

Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita. (IDN Times/Imam Faishal)

Arya menyampaikan, pada 2026, rangkaian SMEXPO telah diselenggarakan di Pekanbaru, Cirebon, Yogyakarta dan kini berlangsung di Pakuwon Mall Bekasi. SMEXPO Bekasi melibatkan 50 UMKM binaan Pertamina.

Dia mengatakan, SMEXPO tidak hanya berorientasi pada transaksi selama pameran, tetapi juga menjadi sarana mendorong UMKM meningkatkan kapasitas bisnis dan memperluas jangkauan pasar.

"Small Medium Enterprise Expo ini tentunya memberi jalan bagi UMKM untuk terus berkembang dan naik kelas," jelas dia.

2. Tiga tantangan utama UMKM

Pertamina SMEXPO Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Sementara, Direktur Operasi Pertamina Foundation, Gusman Adiwardhana mengatakan, pengembangan UMKM membutuhkan pendampingan yang mampu menjawab tiga tantangan utama, yakni pembiayaan, akses pasar, dan kualitas produk.

Ketiga aspek tersebut menjadi fokus program pemberdayaan Pertamina Foundation agar UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang hingga menembus pasar global.

"Harapannya, UMKM yang mendapatkan pengembangan dan pendampingan bisa berkembang hingga mampu menembus pasar global," ujar Gusman.

3. Pertamina targetkan transaksi SMEXPO Bekasi Rp2,5 M

Pertamina SMEXPO Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Dia menjelaskan, proses pengembangan mitra binaan dilakukan melalui tahapan seleksi dan pembinaan. Pada awal 2026, Pertamina Foundation melakukan kurasi terhadap sekitar 8.000 UMKM. Dari proses tersebut, sebanyak 350 UMKM dikukuhkan sebagai peserta program pembinaan pada Juni 2026.

Sebanyak 50 UMKM di antaranya kemudian berpartisipasi dalam SMEXPO Bekasi. Dari jumlah tersebut, 25 UMKM hadir secara langsung untuk memasarkan produknya, sedangkan produk dari 25 UMKM lainnya turut ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

Pemilihan Bekasi sebagai lokasi pameran mempertimbangkan potensi pasar dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut. Gusman menargetkan nilai transaksi SMEXPO Bekasi dapat mencapai sedikitnya Rp2,5 miliar.

"Targetnya kita bisa mencapai Rp2,5 miliar. Kita pilih Bekasi sebagai salah satu kota yang memang punya potensi luar biasa. UMKM-nya juga cukup banyak," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article