CEK FAKTA: Rata-Rata Laju Ekonomi 5 Persen, Tapi Kuartal III Turun

Jakarta, IDN Times - Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan rata-rata pertumbuhan ekonomi tetap resilient di level 5 persen (yoy).
"Pertumbuhan ekonomi yang berkualitas didukung oleh penurunan angka pengangguran, angka kemisikinan, angka gini rasio dan angka inflasi yang terkendali," jelas Gibran dalam Debat Cawapres, Jumat (22/12/2023).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), laju pertumbuhan ekonomi dalam periode 2019-kuartal III 2023 mengalami stagnasi hanya tumbuh di level 5 persen (yoy). Namun saat terjadi pandemik COVID-19 pertumbuhan ekonomi sempat alami kontraksi.
Berikut rincian pertumbuhan ekonomi 2019- kuartal III 2023
2019: 5,02 persen (yoy)
2020: -2,07 persen (yoy)
2021: 3,70 persen (yoy)
2022: 5,31 persen (yoy)
kuartal III 2023 capai 4,94 persen (yoy)
Sementara itu, angka pengangguran terbuka stagnan di 5 persen atau tidak menurun dibandingkan Februari 2019 yang tercatat hanya 4,98 persen.
2019
- Februari: 4,98 persen
- Agustus: 5,23 persen
2020
-Februari: 4,94 persen
- Agustus: 7,07 persen
2021
-Februari: 6,26 persen
- Agustus: 6,49 persen
2022
-Februari: 5,83 persen
- Agustus: 5,86 persen
2023
- Februari: 5,45 persen
- Agustus: 5,32 persen




















