Jakarta, IDN Times - Pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai tidak serta-merta menyelesaikan berbagai tantangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pemerintah didorong melakukan pembenahan tata kelola dan pengelolaan anggaran agar program prioritas tersebut berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Ekonom Universitas Brawijaya, Noval Adib, menilai keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh pergantian figur pimpinan, melainkan juga oleh perbaikan sistem manajemen dan tata kelola program secara menyeluruh.
“Penggantian Dadan Hindayana cs dengan Nanik S. Deyang cs tidak akan menyelesaikan maesalah MBG jika pola manajemennya tetap amatiran ala Dadan," ujar Noval dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).
