Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Usai Tabrakan Maut, Stasiun Bekasi Timur Kembali Beroperasi
Stasiun Bekasi Timur. (Dok. KAI)
  • Stasiun Bekasi Timur kembali beroperasi setelah uji coba berjalan lancar, memungkinkan layanan KRL Commuter Line Jabodetabek melayani penumpang mulai Rabu, 29 April 2026.
  • KAI memastikan seluruh tahapan pemulihan dilakukan bertahap dan hati-hati, dengan pemeriksaan menyeluruh demi menjamin keamanan serta kenyamanan pengguna jasa.
  • Stasiun sempat ditutup dua hari sejak tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL yang menewaskan 14 orang serta melukai 84 lainnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah melayani penumpang KRL Commuterline Jabodetabek di Stasiun Bekasi Timur pada Rabu (29/4/2026).

Pengoperasian telah kembali normalm menyusul uji coba operasional yang sudah dilaksanakan dan berjalan dengan lancar.

1. KRL Bekasi-Cikarang mulai beroperasi sejak siang hari

Ilustrasi KRL Jabodetabek. (Dok. KAI Commuter)

Setelah berbagai tahapan uji coba tersebut, perjalanan KRL pada lintas Bekasi–Cikarang telah kembali beroperasi mulai pukul 14.00.

KAI memastikan, seluruh tahapan pemulihan layanan dilakukan secara bertahap, terukur, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

2. Sudah melalui pemeriksaan menyeluruh

Stasiun Bekasi Timur sementara ditutup untuk melayani, karena proses evakuasi korban tabrakan maut antara commuter line (KRL) dengan Kereta Jarak Jauh KA Argo Bromo Anggrek masih berlangsung hingga Selasa pagi (28/4/2026). (IDNTimes/Aryodamar)

KAI menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap proses penanganan dan pemulihan operasional. Seluruh proses telah melalui pemeriksaan menyeluruh demi memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api serta kenyamanan pengguna jasa.

"KAI berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap operasional. Pembukaan kembali layanan di Stasiun Bekasi Timur dilakukan setelah dipastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi," ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dikutip dari keterangan resmi.

3. Stasiun Bekasi Timur ditutup sejak tabrakan maut

Proses evakuasi gerbong CommuterLine di Stasiun Bekasi Timur. (IDN Times/Imam Faishal)

Adapun penutupan Stasiun Bekasi Timur berlangsung selama dua hari, sejak Senin, (27/4/2026) malam, usai tabrakan maut antara Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dan KRL.

Tabrakan itu menyebabkan 16 orang meninggal dunia, dan 84 orang lainnya mengalami luka-luka.

Editorial Team