Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wali Kota Solo Gratiskan Sewa Kios di Pasar buat UMKM, Ini Syaratnya!
Potret pedagang batik di Pasar Klewer, Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
  • Pemkot Surakarta menyiapkan program gratis sewa kios selama enam bulan bagi warga lokal yang ingin memulai usaha dagang di pasar tradisional.

  • Pelaku UMKM baru membayar sewa kios ketika penjualan sudah lancar; jika belum laku, mereka tidak dikenai biaya.

  • Program akan dimulai di Pasar Jongke dan Pasar Klewer, seiring kontribusi UMKM sebesar 57 persen PDRB Solo dan penyerapan 36 persen tenaga kerja lokal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surakarta, IDN Times - Wali Kota Surakarta (Solo), Respati Achmad mengatakan pihaknya punya program khusus untuk membantu masyarakat lokal memulai bisnis dagang. Pemerintah Kota Surakarta akan menggratiskan biaya sewa kios selama enam bulan kepada masyarakat yang mau mulai berjualan di pasar tradisional.

“Kami sedang ada program dengan Dinas Perdagangan, kita akan menggratiskan enam bulan kios-kios yang sepi untuk bapak-ibu mulai berjualan,” ucap Respati, Senin (21/9/2026).

Hal itu dia ungkapkan saat menghadiri acara spesial perayaan kolaborasi #BeliLokal dan peluncuran koleksi Pilihan BuSan di Swiss-Belhotel Solo, Jawa Tengah.

1. Bayar sewa kios saat penjualan sudah lancar

Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Respati mengatakan, pelaku UMKM yang mau mulai berjualan di pasar tradisional baru akan dikenakan biaya sewa ketika penjualannya sudah lancar.

“Nanti kalau laku baru dibayar. Kalau enggak laku, silakan enggak usah bayar,” tutur Respati.

2. Dimulai di Pasar Jongke dan Pasar Klewer

Bangunan Pasar Jongke, Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Respati mengatakan, program gratis sewa kios itu dimulai di Pasar Jongke dan Pasar Klewer.

“Itu nanti di Pasar Jongke, di Pasar Klewer kita akan buat program seperti itu, untuk memastikan rekan-rekan UMKM punya etalase gratis terlebih dahulu,” kata Respati.

3. UMKM lokal berkontribusi ke 57 persen PDRB Solo

potret Kota Solo (google.com/surakarta.go.id)

Berbagai upaya mendorong kinerja UMKM dilakukan mengingat peran UMKM yang besar bagi Kota Solo.

Saat ini, UMKM di Kota Solo berkontribusi terhadap 57 persen produk domestik regional bruto (PDRB), dan menyerap 36 persen tenaga kerja lokal.

Curated For You

Editorial Team

Related Article