Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Warren Buffet (commons.wikimedia.org/USA International Trade Administration)
  • Warren Buffett membangun kekayaan melalui fokus pada tujuan finansial dan analisis nilai intrinsik perusahaan saat memilih saham.
  • Ia konsisten menganalisis fundamental, menyimpan investasi jangka panjang, serta memperluas pengetahuan lewat kebiasaan membaca buku dan artikel.
  • Buffett meluangkan waktu untuk hobi guna mengelola emosi, bersabar menghadapi fluktuasi saham, dan menjalani hidup sederhana meski berpenghasilan tinggi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menjadi kaya raya tidak dapat terjadi dalam waktu singkat, tapi perlu proses dan waktu lama. Itulah yang dialami oleh Warren Buffett. Kekayaan perlu dibangun dalam jangka waktu yang tidak sebentar, investor yang dijuluki oracle from omaha tentu memahaminya.

Selama 80 tahun lebih, sejak usia sebelas tahun dia memulai investasi saham pasti ada kebiasaan penting yang bisa kita tiru dan praktekan dalam hal investasi dan membangun kekayaan. Apa saja kebiasaan yang dimaksud?

Berikut enam kebiasaan penting Warren Buffett yang sudah membawanya ke puncak kesuksesan serta berhasil mengantarkannya menjadi salah satu orang paling kaya di dunia. Disarikan dari Buku Warren Buffett Cara Kaya ala Investor Dunia karya Rana Kinasih. Yuk, simak baik-baik!

1. Kebiasaan fokus

Warren Buffet (commons.wikimedia.org/TBone1116)

Warren Buffett memiliki dream, yaitu pada umur 30 tahun ingin menjadi seorang miliarder. Oleh karena itu, fokus mencapai tujuan merupakan kebiasaan pertama untuk menghasilkan uang serta mencapai tujuan finansial.

Ketika memilih saham yang ingin dibeli. Dia selalu fokus menganalisis nilai intrinsik dari perusahaan dan menganggap profit yang sudah didapatkan terjadi karena terbiasa fokus menganalisis.

2. Kebiasaan konsisten

Warren Buffet (commons.wikimedia/BorsheimsJewelry)

Buffett terbiasa bersikap konsisten. Itu karena menurut dia konsistensi merupakan salah satu jalur mencapai kesuksesan berinvestasi saham.

Misalnya, ketika memilih saham dari perusahaan penerbit, investor legendaris ini selalu konsisten menganalisis fundamental perusahaan serta konsisten menyimpan surat berharga dalam jangka waktu lama.

3. Kebiasaan membaca

Warren Buffett (commons.wikimedia.org/Aaron Friedman)

Rajin membaca juga kebiasaan yang tidak kalah penting dan sering dilakukan oleh Warren Buffett. Dengan rajin membaca, dia menemukan tujuan hidupnya dan karena terbiasa membaca buku atau artikel, dia mendapatkan pengetahuan tentang investasi saham.

Adapun buku yang sudah dipahami adalah Commons Stocks and Uncommon Profits karya Phil Fisher, The Smartest Guys in The room karya Bethany mclean, The Intelligent Investor karya Benjamin Graham, John Bogle on Investing dan The First 50 Years karya John Bogle.

4. Meluangkan waktu untuk hobi

Warren Buffett (commons.wikimedia.org/Aaron Friedman)

Ketika menjadi CEO Berkshire Hathaway, dia suka meluangkan waktu untuk hobi memainkan ukulele. Bahkan, hobi tersebut sudah digemari sejak masih kanak-kanak.

Meluangkan waktu untuk hobi membantunya mengatur emosi dalam pengambilan keputusan menjual saham, menyimpan saham atau membeli saham. Selain itu, mampu mengontrol emosi ketika saham yang dimiliki nilai harganya sedang mengalami penurunan akibatnya, peraih Medal of Freedom dari Barack Obama itu tidak tergesa-gesa menjual surat berharga miliknya.

5. Sabar

Warren Buffet (commons.org.wikimedia.org/The White House from Washington, DC)

Kesabaran adalah kunci sukses berinvestasi menurut Warren Buffett, karena sudah terbiasa sabar akibatnya bisa mencapai kekayaan yang sulit diraih oleh kebanyakan orang. Seperti yang ia katakan, "Anda tidak harus terlalu pintar, anda hanya perlu bersabar". Buffett lebih memilih menunggu sampai waktu yang cocok untuk menjual saham.

Kebiasaan sabar di dunia investasi saham yang sering mengalami fluktuasi harga dapat memberikan pertumbuhan kekayaan yang tidak disangka-sangka. Ini alasan mengapa ia bisa mencapai profit dalam jangka waktu panjang.

6. Menjalani hidup sederhana

Warren Buffet (commons.org.wikimedia.org/Jing Ulrich)

Dalam menjalani kehidupan, Warren Buffett selalu bersikap sederhana, Susie seorang anaknya berkata apabila orangtua nya lebih suka membeli mobil bekas dengan harga murah dan ayahnya juga tidak mempunyai sopir apalagi security. Kebiasaan membeli barang yang tidak mewah membawanya menjadi investor tersukses di dunia.

Jadi, dari kebiasaan hidup sederhana Warren Buffett kita mendapatkan pelajaran yaitu meskipun income semakin bertambah banyak, usahakan kita tetap menjaga life style sederhana supaya bisa memanfaatkan uang dengan bijak, seperti berinvestasi daripada menghabiskan uang untuk hal-hal yang konsumtif.

Demikianlah kebiasaan penting yang dilakukan oleh Warren Buffett sehingga membawa dia mencapai kekayaan yang mengagumkan. Dengan menerapkan kebiasaan ini kamu bisa membangun kekayaan yang bertahan lama. Jadi, siapkah kamu menjadi orang terkaya seperti yang dilakukan Warren Buffett?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article