Pada 18 Januari 2022, Microsoft mengumumkan akan membeli Activision Blizzard secara tunai seharga 95 dolar AS per saham dengan nilai perusahaan 68,7 miliar dolar AS, premi sekitar 45 persen dari harga pasar. Ini adalah akuisisi terbesar dalam sejarah industri gim dan akuisisi terbesar yang pernah dilakukan Microsoft.
Microsoft mengincar waralaba raksasa seperti Call of Duty, World of Warcraft, Diablo, Overwatch, dan Candy Crush untuk memperkuat Xbox Game Pass. Kesepakatan ini memakan waktu 21 bulan untuk rampung karena ditentang regulator: FTC Amerika menggugat dan kalah di pengadilan, sementara otoritas Inggris (CMA) sempat memblokirnya sebelum akhirnya memberi lampu hijau pada 13 Oktober 2023 setelah Microsoft setuju menjual hak streaming cloud gim Activision di luar Eropa ke Ubisoft selama 15 tahun. Kesepakatan resmi selesai pada hari yang sama.
Tujuh kesepakatan di atas menunjukkan bahwa di level tertinggi bisnis dunia, uang ratusan miliar dolar bisa berpindah tangan hanya dalam satu tanda tangan. Sebagian akuisisi melahirkan pemimpin pasar baru, sebagian lagi berakhir sebagai pelajaran pahit tentang kesombongan korporat.
Satu benang merahnya: harga mahal tidak menjamin keberhasilan, yang menentukan adalah eksekusi setelah kesepakatan ditandatangani. Jadi kalau kamu membaca kabar merger jumbo berikutnya, jangan hanya terpukau angkanya, perhatikan juga nasibnya beberapa tahun kemudian.