ilustrasi affiliator (pexels.com/Kindel Media)
Dalam affiliate marketing, pendapatan yang diterima affiliator berdasarkan sistem komisi. Komisi tidak selalu berdasarkan jumlah penjualan. Skema pembayaran berbeda tergantung dari brand atau platform yang digunakan. Berikut penjelan skema affiliator lengkap.
1. Pay Per Lead (PPL)
Skema ini memberikan komisi apabila audiens melakukan tindakan spesifik yang dikategorikan sebagai lead, seperti registrasi akun baru, pengisian formulir data, atau penggunaan layanan uji coba gratis. Skema pembayaran ini cocok diterapkan pada kampanye produk digital maupun layanan berbasis langganan.
Sebagai contoh, kamu mempromosikan sebuah platform investasi dengan komisi Rp15 ribu untuk setiap pengguna baru yang mendaftar. Apabila terdapat 30 orang yang melakukan registrasi melalui tautan afiliasi kamu, maka total komisi yang akan diperoleh mencapai Rp450 ribu.
2. Pay Per Sale (PPS)
Skema ini yang paling banyak dipakai dalam afiliate marketing. Seorang affiliator baru akan menerima komisi ketika terjadi transaksi pembelian yang sah melalui tautan yang dibagikan. Sistem ini sangat direkomendasikan untuk memasarkan produk fisik, seperti pakaian, perangkat elektronik, maupun perabotan rumah tangga.
Sebagai ilustrasi, kamu memasarkan sebuah produk seharga Rp500 ribu dengan persentase komisi sebesar 10%. Apabila produk tersebut berhasil terjual kepada empat orang konsumen, maka komisi yang kamu terima adalah Rp50 ribu per transaksi. Dengan demikian, total pendapatan yang dikumpulkan menjadi Rp200 ribu.
3. Pay Per Click (PPC)
Dalam skema ini, komisi dibayarkan berdasarkan jumlah klik yang dilakukan oleh audiens pada tautan afiliasi, terlepas dari ada atau tidaknya transaksi pembelian di akhir. Skema PPC umumnya dimanfaatkan secara khusus untuk keperluan kampanye peningkatan brand awareness, seperti peluncuran aplikasi atau promosi situs web baru.
Contoh:
Misalnya, sebuah program kemitraan menetapkan komisi sebesar Rp40 ribu untuk setiap 1.000 klik. Jika tautan afiliasi kamu berhasil memancing 10 ribu klik dari audiens, maka total komisi yang akan dibayarkan kepada kamu adalah sebesar Rp400 ribu.
4. Simulasi Hitungan Komisi
Sebagai simulasi, mari asumsikan kamu sedang memasarkan tiga jenis produk yang berbeda melalui program Shopee Affiliate:
Produk A: Harga Rp150 ribu dengan komisi 10 persen, sehingga menghasilkan komisi Rp15 ribu per produk yang terjual.
Produk B: Harga Rp300 ribu dengan komisi 8 persen, sehingga menghasilkan komisi Rp24 ribu per produk yang terjual.
Produk C: Harga Rp600 ribu dengan komisi 5 persen, sehingga menghasilkan komisi Rp30 ribu per produk yang terjual.
Apabila dalam rentang waktu satu minggu kamu berhasil mencatatkan 8 penjualan untuk Produk A, 5 penjualan untuk Produk B, dan 3 penjualan untuk Produk C, maka rincian komisi yang akan kamu peroleh adalah sebagai berikut:
Produk A: 8 x Rp15 ribu = Rp120 ribu
Produk B: 5 x Rp24 ribu = Rp120 ribu
Produk C: 3 x Rp30 ribu = Rp90 ribu
Dengan demikian, total pendapatan mingguanmu akan mencapai Rp330 ribu.