ilustrasi emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Sebelum checkout atau beli emas Antam, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pembeliannya lebih terarah dan aman tanpa gangguan. Berikut di antaranya.
Saat hendak membeli emas, biasanya ada beberapa syarat yang diperlukan. Salah satunya NPWP yang menjadi bagian dari data transaksi dan administrasi perpajakan. Di website Logam Mulia, pembeli dapat mengisi data NPWP apabila memilikinya.
Pajak juga menjadi komponen lain yang perlu diperhatikan ketika membeli emas. Melansir Pegadaian, PPh Pasal 22 sebesar 0,25% hanya dikenakan untuk pelaku usaha yang memanfaatkan pembelian emas guna kegiatan usaha. Sementara itu, masyarakat umum sebagai konsumen akhir dibebaskan dari pungutan pajak ini.
Ketentuannya diatur dalam PMK Nomor 52 Tahun 2025 yang menjelaskan pemungutan PPh Pasal 22 tidak dilakukan atas penjualan emas perhiasan atau emas batangan oleh pengusaha emas perhiasan atau batangan kepada beberapa subjek seperti konsumen akhir (masyarakat yang membeli emas), wajib pajak UMKM dengan PPh final, dan wajib pajak yang memiliki Surat Keterangan Bebas (SKB) PPh 22.
Harga emas Antam umumnya berubah secara berkala. Jadi, selain melihat harga jual, kamu dapat memperhatikan harga buyback, yaitu harga yang ditawarkan ketika emas dijual kembali. Selisih antara harga beli dan buyback bisa menjadi penting, terutama kalau kamu membeli emas sebagai investasi.
Pilih kanal yang memang resmi menjual emas ANTAM. Jika ingin datang langsung bisa ke Butik Emas LM ANTAM atau Pegadaian lewat Galeri 24. Sebaliknya, apabila lebih suka beli online dapat memanfaatkan website Logam Mulia, official store ANTAM di marketplace, aplikasi ANTAM Logam Mulia, atau aplikasi Pegadaian. Hindari tergiur harga yang jauh lebih murah dari pasaran jika penjualnya tidak jelas.
Sebelum checkout, cek kembali gramasi emas yang dibeli, mulai dari 0,5 gram, 1 gram, atau pecahan yang lebih besar. Jangan lupa perhatikan juga biaya tambahan seperti ongkos kirim atau biaya transaksi yang mungkin muncul di kanal pembelian tertentu.
Pada sejumlah produk emas yang dimiliki, ANTAM juga memberi gambaran agar konsumen bisa mengecek keasliannya. Misal dalam jenis Fine Gold, ada cap yang menampilkan kadar kemurnian dan bobot gram dari emas tersebut. Jika beli emas Antam LM, tercantum logo perusahaan PT. ANTAM Tbk lengkap dengan jumlah kadar murni sebesar 999.9% pada permukaannya.
Lalu, bisa juga cek kemasannya. Pada produk Antam LM, biasanya ada CertiCard yang menjadi salah satu bukti keaslian emas tersebut. Ceknya bisa lewat aplikasi CertiEye untuk memindai QR Code di bagian bawah kemasan CertiCard Antam LM. Sedangkan untuk produk ANTAM LM yang klasik dapat coba disinari sertifikatnya menggunakan Sinar UV yang akan muncul hologram khusus.
Salah satu fitur keamanan pada emas Antam LM adalah CertiCard untuk membantu konsumen mengenali keaslian produk yang dibelinya. Teknologi ini juga mempermudah pengecekan keaslian Emas ANTAM LM cukup dengan scan CertiCode menggunakan aplikasi CertiEye yang bisa diunduh lewat Google Play Store dan App Store. Berikut panduannya:
Download aplikasi CertiEye di perangkat kamu
Buka aplikasi dan scan certicode yang terletak pada bagian belakang kemasan CertiCard
Jika emasnya asli, aplikasi akan menampilkan tulisan AUTHENTICATED berwarna hijau yang disertai dengan logo PT. ANTAM Tbk UBPP Logam Mulia.
Itulah tadi ulasan mengenai beli emas Antam di mana, mulai dari rekomendasi tempat beli emas Antam yang aman, cara pembelian di offline atau online, sampai hal penting yang perlu diperhatikan sebelum membelinya. Tertarik investasi ke emas Antam?