Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kelangkaan Komponen, Apple Naikkan Harga iPhone Model Lama

Kelangkaan Komponen, Apple Naikkan Harga iPhone Model Lama
Logo Apple (unsplash.com/Bangyu Wang)
  • Apple menaikkan harga iPhone model lama secara global pada 10 September 2026, berbarengan dengan peluncuran perangkat baru, membalik kebiasaan perusahaan yang biasanya mendiskon generasi sebelumnya.
  • Di India, iPhone Air 1 TB naik 41 persen menjadi 224.900 rupee dan iPhone 17 termurah naik hampir 21 persen menjadi 99.900 rupee.
  • Kenaikan dipicu mahalnya cip memori, persaingan pasokan akibat kebutuhan AI, serta pajak impor India; di AS harga naik 10–21 persen sambil Apple meluncurkan iPhone Duo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Apple Inc. secara resmi menaikkan harga jajaran ponsel pintarnya di pasar global pada Kamis (10/9/2026). Langkah penyesuaian harga ini sontak menjadi sorotan publik lantaran justru menyasar lini produk lama yang telah beredar di pasaran.

Keputusan mengejutkan ini diumumkan berbarengan dengan peluncuran deretan perangkat baru Apple di California, Amerika Serikat. Kebijakan tersebut praktis membalikkan tradisi perusahaan yang biasanya selalu memberikan potongan harga untuk produk generasi sebelumnya.

  1. 1. Harga iPhone model lama di India melonjak drastis

    ilustrasi logo Apple yang muncul saat menyalakan iPhone (unsplash.com/Konsepta Studio)
    ilustrasi logo Apple yang muncul saat menyalakan iPhone (unsplash.com/Konsepta Studio)

    Kenaikan harga produk Apple di India paling terasa pada varian dengan kapasitas penyimpanan besar. Harga varian 1 terabita (terabyte) dari iPhone Air meroket 41 persen menjadi 224.900 rupee (Rp41,43 juta), sementara iPhone 17 dengan kapasitas terendah naik hampir 21 persen menjadi 99.900 rupee (Rp18,4 juta).

    Kebijakan ini tak ayal memicu kekecewaan konsumen di India lantaran gawai tersebut kini semakin tidak terjangkau. Lonjakan harga ini juga diprediksi akan mengubah peta persaingan pasar ponsel pintar di wilayah Asia Selatan.

    "Kenaikan harga ini membuat perangkat Apple makin menjadi barang eksklusif yang sangat didambakan oleh konsumen," ujar Kepala Analis TECHnalysis Research, Bob O'Donnell.

  2. 2. Kenaikan harga dipicu kelangkaan cip dan beban pajak

    Logo Apple di iPhone. (IDN Times/Hana Adi Perdana)
    Logo Apple di iPhone. (IDN Times/Hana Adi Perdana)

    Lonjakan biaya produksi cip memori dan media penyimpanan data ditengarai menjadi pemicu utama kenaikan harga ini. Tingginya kebutuhan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) membuat para produsen harus berebut pasokan semikonduktor di pasar global.

    Meskipun Apple memiliki fasilitas perakitan di India, konsumen lokal tetap harus menanggung tingginya harga ritel. Hal ini terjadi karena komponen impor yang masuk ke India terbebani oleh bea masuk serta Pajak Barang dan Jasa sebesar 18 persen.

  3. 3. Apple naikkan harga di AS dan rilis iPhone Duo

    iPhone Duo
    iPhone Duo (apple.com)

    Kenaikan harga ponsel Apple di Amerika Serikat tercatat berkisar antara 10 hingga 21 persen. Harga iPhone 17 varian dasar naik menjadi 899 dolar AS (Rp15,82 juta), sedangkan iPhone Air varian 1 terabita meroket menjadi 1.699 dolar AS (Rp29,91 juta).

    Penyesuaian tarif ini diumumkan bersamaan dengan peluncuran ponsel lipat perdana mereka, iPhone Duo, yang dibanderol mulai dari 1.999 dolar AS (Rp35,19 juta). Acara peluncuran bergengsi ini dipimpin langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) baru Apple, John Ternus, yang menggantikan posisi Tim Cook.

    "iPhone Duo menghadirkan desain baru yang segar tanpa sedikit pun menghilangkan ciri khas utama iPhone," tutur John Ternus, dilansir The Guardian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More