Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mengenal Moneymaxxing: Tren Baru untuk Maksimalkan Keuangan Anak Muda

Mengenal Moneymaxxing: Tren Baru untuk Maksimalkan Keuangan Anak Muda
ilustrasi keuangan, finansial, budgeting, anak muda (magnific.com/tirachardz)
  • Moneymaxxing adalah tren mengoptimalkan uang secara proaktif dan kreatif, bukan hidup serba pelit, melalui pengurangan pengeluaran tak penting, reward, serta tabungan berbunga tinggi.
  • Tren ini mengemas frugal living agar relevan bagi anak muda; studi menunjukkan lebih dari separuh milenial dan 72 persen Gen Z masih menerima dukungan finansial orangtua.
  • Penerapannya dimulai dari memantau arus kas dan menetapkan target realistis, lalu memanfaatkan otomatisasi, teknologi sebagai alat bantu, serta lingkungan yang mendukung kebiasaan jangka panjang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalau selama ini kamu sering melihat istilah sleepmaxxing, vacationmaxxing, atau tren maxxing lainnya di media sosial, kini ada istilah baru yang berkaitan dengan keuangan, yaitu moneymaxxing. Tren ini mengajak kamu untuk memaksimalkan penggunaan uang dengan cara lebih proaktif, kreatif, dan penuh perhitungan.

Bukan berarti kamu harus hidup serba irit sampai gak bisa menikmati hasil kerja sendiri, ya. Sebaliknya, moneymaxxing berfokus pada bagaimana setiap rupiah yang kamu punya bisa memberikan manfaat lebih besar untuk kehidupanmu. Tren ini juga terasa relevan buat anak muda yang sedang berusaha mandiri secara finansial di tengah berbagai kebutuhan yang terus meningkat.

  1. 1. Memahami konsep moneymaxxing

    ilustrasi bank, perbankan, internet banking
    ilustrasi bank, perbankan, internet banking (vecteezy.com/6428W Digital Art)

    Secara sederhana, moneymaxxing merupakan gerakan untuk membuat kondisi keuangan menjadi lebih optimal. Kamu bisa melakukannya dengan memangkas pengeluaran rutin yang gak terlalu penting, memanfaatkan poin atau reward, sampai menyimpan uang tambahan di rekening tabungan dengan bunga tinggi. Jadi, fokusnya bukan sekadar mengurangi pengeluaran, melainkan mencari cara agar uang yang kamu miliki bisa bekerja lebih maksimal.

    Winnie Sun, salah satu pendiri sekaligus managing director Sun Group Wealth Partners, menjelaskan bahwa moneymaxxing berkaitan dengan sikap proaktif, kreatif, dan penuh sumber daya untuk mendapatkan manfaat maksimal dari uang. Menurutnya, tren ini bukan tentang hidup dengan lebih sedikit, melainkan berusaha mendapatkan lebih banyak dari kondisi keuangan yang dimiliki. Artinya, kamu tetap bisa menikmati hidup sambil membuat keputusan finansial yang lebih cerdas.

  2. 2. Frugal living yang dibuat lebih menarik

    ilustrasi kumpul keluarga (pexels.com/Askar Abayev)
    ilustrasi kumpul keluarga (pexels.com/Askar Abayev)

    Kalau dilihat lebih jauh, moneymaxxing sebenarnya punya kemiripan dengan konsep hidup hemat atau frugal living. Brad Klontz, psikolog sekaligus certified financial planner, melihat tren ini sebagai bentuk membuat hidup hemat kembali menarik. Bedanya, pendekatan moneymaxxing dikemas dengan istilah yang lebih dekat dengan budaya media sosial sehingga terasa lebih relevan bagi generasi muda.

    Konsep tersebut juga muncul ketika banyak anak muda menghadapi tantangan untuk mencapai kemandirian finansial. Studi Northwestern Mutual’s 2026 Planning & Progress Study menunjukkan lebih dari separuh generasi milenial dan 72 persen Gen Z masih mendapatkan dukungan finansial dari orangtua. Rata-rata anak muda yang disurvei juga memperkirakan baru bisa mandiri secara finansial pada usia 37 tahun, sehingga kebiasaan mengelola uang dengan lebih optimal bisa menjadi salah satu langkah untuk memperbaiki kondisi tersebut.

  3. 3. Mulai dengan melihat ke mana uangmu pergi

    ilustrasi cek pengeluaran, budgeting, anggaran, menghitung, uang
    ilustrasi cek pengeluaran, budgeting, anggaran, menghitung, uang (magnific.com/wirestock)

    Kalau kamu tertarik mencoba moneymaxxing, gak perlu langsung melakukan perubahan besar, lho. Jack Howard, kepala bidang money wellness sekaligus pakar behavioral finance di Ally Bank, menyarankan untuk memulai dengan melihat arus kas secara jelas, termasuk jumlah pemasukan dan berbagai pengeluaran rutin. Dari sini, kamu bisa mengetahui pola pengeluaran yang ternyata gak lagi mendukung tujuan finansialmu.

    Setelah mengetahui kondisi tersebut, tentukan prioritas keuangan yang spesifik dan realistis. Misalnya, kamu ingin melunasi utang, membangun dana darurat, atau mengumpulkan tabungan untuk kebutuhan tertentu. Howard menjelaskan bahwa memiliki target yang jelas dan bisa dicapai dapat membantu menjaga motivasi ketika kamu mulai menerapkan kebiasaan finansial baru.

  4. 4. Manfaatkan teknologi dan otomatisasi

    ilustrasi menggunakan ponsel
    ilustrasi menggunakan ponsel (unsplash.com/Vitaly Gariev)

    Moneymaxxing juga gak harus dilakukan dengan mencatat setiap pengeluaran secara manual setiap hari. Howard menyarankan otomatisasi untuk sejumlah langkah finansial, seperti memindahkan sebagian uang ke tabungan atau melakukan pembayaran tambahan terhadap saldo utang. Cara seperti ini bisa membuat kebiasaan finansial lebih mudah dijalankan karena kamu gak perlu terus-menerus mengandalkan kemauan atau ingatan.

    Teknologi juga bisa membantumu memahami pola keuangan dengan lebih baik. Sun menjelaskan bahwa berbagai alat perencanaan keuangan berbasis AI dapat membantu menemukan pola pengeluaran, mencari peluang penghematan, dan memberikan strategi yang disesuaikan dengan tujuan pengguna. Meski begitu, teknologi sebaiknya digunakan sebagai alat bantu untuk mengambil keputusan, ya, bukan sebagai alasan untuk menyerahkan seluruh keputusan keuangan kepada sistem.

  5. 5. Jangan lupa membangun lingkungan yang mendukung

    ilustrasi teman (pexels.com/Nicolas Postiglioni)
    ilustrasi teman (pexels.com/Nicolas Postiglioni)

    Mengelola keuangan sendirian terkadang terasa membosankan, apalagi ketika orang-orang di sekitarmu justru sering mengajak belanja atau mengikuti gaya hidup tertentu. Karena itu, Klontz menyarankan agar kamu lebih selektif dalam menentukan lingkungan media sosial yang dikonsumsi. Mengikuti orang-orang yang punya tujuan finansial serupa bisa memberikan ide praktis sekaligus membuatmu merasa punya komunitas.

    Kamu juga bisa menjadikan moneymaxxing sebagai kebiasaan jangka panjang, bukan tantangan singkat yang dilakukan selama beberapa minggu. Howard menekankan bahwa kemajuan finansial yang bertahan lama berasal dari kebiasaan yang dilakukan setiap hari. Jadi, daripada sibuk mencari tren keuangan baru untuk mendapatkan hasil instan, lebih baik kamu fokus membangun kebiasaan sederhana yang sesuai dengan kondisi dan tujuan finansialmu.

    Moneymaxxing pada dasarnya bukan tentang menjadi pelit atau menolak semua bentuk pengeluaran. Tren ini lebih menekankan bagaimana kamu bisa menggunakan uang secara sadar supaya manfaat yang diperoleh menjadi lebih maksimal. Mulai dari mengevaluasi pengeluaran, memanfaatkan reward, mengatur tabungan otomatis, sampai menggunakan teknologi sebagai alat bantu bisa menjadi bagian dari kebiasaan tersebut. Kalau dilakukan secara konsisten, langkah kecil seperti ini bisa membantumu membangun kondisi keuangan yang lebih sehat dalam jangka panjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More