Direktur Teknologi Informasi BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi mengungkapkan bahwa pencapaian ini menandai langkah strategis BRI dalam memperkuat fondasi kualitas pengujian sistem aplikasi dengan orientasi utama pada customer excellence, guna memastikan layanan terbaik bagi nasabah.
“Sebagai bagian dari inisiatif transformasi BRIvolution Reignite, BRI secara konsisten mengimplementasikan prinsip Reliability, Availability, Scalability and Security (RASS) sebagai standar operasional untuk menjaga stabilitas serta keamanan berbagai layanan digital,” ujar Saladin pada keterangannya yang diterima, (5/1).
Melalui pencapaian TMMi Level 3 untuk dua metodologi Software Development Life Cycle (SDLC), yaitu V-model dan Agile, BRI membuktikan bahwa proses pengujian sistem aplikasinya telah berjalan secara lebih terstruktur, terdefinisi, dan konsisten sesuai praktik terbaik industri.
“Keberhasilan tersebut ini semakin diperkuat dengan suksesnya resertifikasi ISO 29119, standar internasional untuk proses pengujian sistem aplikasi. Dengan kerangka kerja yang semakin matang, BRI dapat memastikan setiap sistem aplikasi diuji secara menyeluruh sehingga aman, efisien dan siap memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna” katanya.