Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bulan Depan, Bunga Pinjaman PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen!
Gedung PNM (dok. PNM)
  • PNM menargetkan bunga pinjaman Mekaar turun menjadi 8 persen pada September 2026, sambil menunggu Peraturan Menteri Keuangan sebagai dasar implementasi.
  • Konversi bunga bagi nasabah diupayakan mulai 1 September secara bertahap, dengan peluncuran penuh paling lambat pada minggu kedua September 2026.
  • Penurunan dari rata-rata bunga sebelumnya 20,49 persen akan mengubah model bisnis PNM menjadi berbasis subsidi, sambil tetap membiayai perempuan prasejahtera berkelompok.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memastikan penurunan bunga pinjaman bagi nasabah PNM Mekaar menjadi 8 persen berlaku pada September 2026 mendatang.

Direktur Utama PNM, Kindaris mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) untuk mengimplementasi ketentuan bunga terbaru itu.

“Jadi saat ini masih dalam proses pembuatan PMK-nya, peraturan Menteri Keuangan-nya sampai hari ini. Tapi memang ditargetkan hari Jumat itu sudah selesai,” kata Kindaris di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

1. Nasabah mulai bisa konversi sejak awal September 2026

Karyawan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terlibat aktif memerangi fenomena fast moving fashion melalui aksi decluttering yang dikemas dalam program RE3: Reused, Re-love, Re-style. (dok. PNM)

Kindaris mengatakan, implementasi penurunan suku bunga baru itu ditargetkan pada minggu kedua September. Namun, harapannya di awal bulan, nasabah sudah bisa konversi bunga pinjaman secara bertahap.

“Ya, paling lambat mungkin di minggu kedua lah kita bisa rilis yang 8 persen itu. Tapi bagaimana mungkin kita berusaha supaya tanggal 1 ini bisa mulai ada nasabah yang konversi menjadi 8 persen,” ujar Kindaris.

2. Bakal berdampak ke bisnis PNM

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus berkomitmen mendukung pendidikan berkualitas melalui program Ruang Pintar. (dok. PNM)

Sebelumnya, bunga pinjaman PNM Mekaar berkisar di 18-25 persen, dengan rata-rata bunga yang dikenakan 20,49 persen. Instruksi pemerintah untuk penurunan bunga tersebut akan mengubah pola bisnis PNM, menjadi berbasis subsidi.

“Mungkin nanti bentuk PNM, bukan bentuknya, artinya model bisnis PNM sih walanya mungkin akan tetap, tapi dengan menjadi subsidi ini tentunya figur PNM akan berlainan gitu,” tutur Kindaris.

3. Buat dukung kelompok masyarakat prasejahtera

Siti Rofiah jadi penggerak ekonomi desa dengan mengembangkan jamu tradisional. (dok. PNM Mekaar)

Kindaris memastikan, PNM akan tetap menjalankan amanat untuk mendukung kelompok masyarakat prasejahtera dengan bunga pinjaman PNM Mekaar yang lebih terjangkau.

“Bagaimana pun juga kita tetap konsisten untuk pembiayaan kepada ibu-ibu prasejahtera yang juga berkompok, itu pasti menjadi target market kita. Dan tentunya juga dukungan pemerintah sangat luar biasa, ini kan untukbagian-bagian tadi visi pemerintah untuk bisa pro kepada masyarakat prasejahtera,” kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article