Pernah merasa bisnis terlihat ramai, penjualan terus masuk, tapi saldo rekening justru makin menipis? Kondisi seperti ini ternyata cukup sering terjadi, lho, terutama ketika pemasukan dan pengeluaran tidak diprediksi sejak awal. Di sinilah banyak pelaku usaha mulai menyadari bahwa arus kas tidak cukup hanya dipantau, tetapi juga perlu direncanakan dengan baik.
Untungnya, ada cara yang bisa membantu bisnis lebih siap menghadapi berbagai kondisi keuangan, yaitu dengan membuat cash flow forecasting. Sederhananya, cash flow forecasting adalah proses memprediksi arus kas di masa mendatang agar bisnis bisa menyusun strategi keuangan dengan lebih matang. Nah, kalau ingin tahu apa itu cash flow forecasting, fungsi, serta cara membuatnya, yuk, simak penjelasan lengkapnya sampai akhir!
