Modal kerja merupakan salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran operasional perusahaan. Dana ini digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan jangka pendek, seperti pembelian bahan baku, pembayaran gaji karyawan, biaya operasional, hingga kewajiban kepada pemasok. Tanpa modal kerja yang memadai, aktivitas bisnis dapat mengalami berbagai hambatan meskipun perusahaan memiliki aset dan penjualan yang cukup baik.
Sayangnya, masih banyak perusahaan yang baru menyadari pentingnya modal kerja ketika mulai menghadapi kesulitan keuangan. Padahal, kekurangan modal kerja tidak hanya berdampak pada arus kas, tetapi juga dapat memengaruhi produktivitas, hubungan dengan mitra bisnis, hingga peluang pertumbuhan usaha. Berikut lima dampak kekurangan modal kerja yang jarang disadari perusahaan.
