Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dony Oskaria Sebut Pinjaman Himbara ke Kopdes Tak Bikin Kredit Macet
Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Dony Oskaria. (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Danantara memastikan pinjaman Himbara kepada Kopdes Merah Putih tidak memicu kredit macet karena dijamin negara, sehingga dinilai sebagai kredit paling aman.
  • Total pinjaman untuk pembangunan dan modal operasional awal Kopdes mencapai Rp240 triliun, dengan pemerintah menyiapkan cicilan Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
  • Cicilan pertama Rp40 triliun jatuh tempo pada 27–28 September 2026 dan akan dibayarkan pemerintah langsung ke rekening Himbara melalui alokasi Dana Desa APBN.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Danantara Indonesia memastikan pinjaman dari Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes Merah Putih tak akan berimbas ke kredit macet atau non-performing loan (NPL).

Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria memastikan pinjaman Himbara ke Kopdes dijamin oleh negara.

“Jadi enggak mungkin macet kan, dijamin oleh negara. Jadi kalau di sisi bank. Saya kan di sisi banknya. Di sisi banknya enggak mungkin macet, dijamin oleh negara,” kata Dony di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2026).

1. Sebut pinjaman ke Kopdes paling aman

Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. (IDN Times/Khusnul Hasana)

Menurut Dony, dikarenakan pinjaman Kopdes ke Himbara dijamin negara, maka justru itu menjadi pinjaman paling aman.

“Kredit yang paling secure itu kredit yang dijamin oleh negara kan,” tutur Dony.

2. Pemerintah bayar cicilan pinjaman Kopdes selama 6 tahun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Sarasehan 1.000 ekonom. (IDN Times/Triyan).

Adapun total pinjaman Himbara untuk pembangunan Kopdes dan modal operasional awal mencapai Rp240 triliun. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pembayarannya dicicil Rp40 triliun per tahun, selama 6 tahun.

“Kita sudah sediakan Rp40 triliun, sudah siap dari awal tahun untuk membayar cicilan dan bunganya," kata Purbaya, Kamis (3/9) lalu.

3. Jatuh tempo akhir bulan ini

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Mangasa di Jalan Mallengkeri Raya, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sabtu (16/5/2026) yang pembangunannya rampung 100 persen. IDN Times/Asrhawi Muin

Adapun cicilan pertama senilai Rp40 triliun jatuh tempo pada 27-28 September 2026 mendatang.

Pemerintah mengalokasikan dana tersebut dari pos Dana Desa di dalam APBN. Pembayarannya dilakukan pemerintah langsung ke rekening bank Himbara.

Curated For You

Editorial Team

Related Article