Ilustrasi kripto (freepik.com/frimufilms)
CEO Indodax, William Sutanto, menjelaskan bahwa tim mendeteksi indikasi aktivitas tidak wajar. Sebagai langkah preventif, Indodax kemudian menghentikan sementara layanan deposit dan penarikan untuk memberikan ruang bagi tim keamanan melakukan investigasi dan memastikan tidak ada risiko lanjutan sebelum layanan kembali dibuka.
William mengatakan, pihaknya melakukan pendekatan konservatif. Saat ada potensi anomali, pihaknya memilih menghentikan sementara layanan terkait terlebih dahulu agar tim dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
“Prioritas kami sejak awal adalah memastikan aset dan data member tetap aman sebelum layanan kembali dibuka,” ujar William dikutip Senin, (2/11/2026).
Dalam proses penanganan, Indodax melakukan mitigasi dan evaluasi terhadap sejumlah infrastruktur utama, termasuk sistem trading, wallet, dan akun.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa aktivitas yang terdeteksi tidak berkembang menjadi transaksi maupun perpindahan aset secara tidak sah. Dana, aset kripto, dan data member tetap aman selama proses tersebut.