Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa orang dengan gaji besar belum tentu terlihat paling tenang dalam urusan keuangan? Selama ini, penghasilan tinggi sering dianggap sebagai tiket menuju kehidupan yang aman secara finansial. Padahal, besarnya gaji hanyalah salah satu bagian dari cerita. Cara seseorang mengelola, menyimpan, dan menggunakan penghasilannya justru dapat menentukan apakah uang tersebut benar-benar berubah menjadi kekayaan.
Sebuah survei Harris di Amerika Serikat menunjukkan bahwa penghasilan enam digit—setidaknya US$100.000 per tahun—belum tentu membuat seseorang merasa sukses atau aman secara finansial. Di sisi lain, studi Ramsey Solutions terhadap 10.000 jutawan di AS menemukan bahwa guru termasuk dalam lima profesi dengan jumlah jutawan terbanyak.
Namun, temuan ini perlu dilihat dalam konteks Amerika Serikat, bukan Indonesia. Kondisi guru di Indonesia sangat berbeda, dengan tingkat penghasilan yang beragam berdasarkan status kepegawaian, wilayah, sertifikasi, dan tempat mengajar. BPS juga mencatat bahwa kesejahteraan tenaga pendidik masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk persoalan upah dan kesenjangan antara institusi pemerintah dan swasta.
sumber: https://www.gobankingrates.com/money/wealth/why-many-high-earners-stay-broke-and-teachers-retire-rich/
