Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Usai Purbaya Dicopot dari Menkeu, Rupiah Menguat Pagi Ini

Usai Purbaya Dicopot dari Menkeu, Rupiah Menguat Pagi Ini
ilustrasi rupiah (unsplash.com/Mufid Majnun)
  • Rupiah dibuka menguat 1 poin ke Rp17.668 per dolar AS pada Selasa pagi, setelah sehari sebelumnya ditutup melemah 58 poin ke Rp17.669.
  • Pada 20 menit perdagangan, rupiah menguat ke Rp17.665, tetapi data pukul 09.25 WIB menunjukkan pelemahan tipis 0,07 persen menjadi Rp17.666 per dolar AS.
  • Analis Lukman Leong menilai pasar merespons positif pergantian Menteri Keuangan, namun penguatan terbatas oleh harga minyak tinggi dan sikap menunggu keputusan FOMC.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (15/9/2026).

Mengutip data Bloomberg, kurs rupiah dibuka menguat satu poin atau 0,01 persen ke Rp17.668 per dolar AS. Kemarin, Senin (14/9), rupiah ditutup melemah 58 poin atau 0,33 persen ke Rp17.669 per dolar AS.

  1. 1. Pergerakan rupiah hari ini

    Pada ke-20 menit perdagangan, kurs rupiah masih menguat 4 poin atau 0,02 persen ke Rp17.665 per dolar AS.

    Namun, menurut data Trading Economics, pada pukul 09.25 WIB, rupiah melemah tipis, yakni 0,07 persen ke Rp17.666 per dolar AS.

  2. 2. Pasar respons positif pergantian Purbaya

    Menurut analis pasar keuangan, Lukman Leong, penguatan rupiah didorong respons positif pelaku pasar terhadap pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan (Menkeu) kemarin. Purbaya digantikan Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara.

    "Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS menyusul pergantian menkeu dari Purbaya kepada Suahasil, yang diharapkan akan direspons positif dari pasar," kata Lukman kepada IDN Times.

  3. 3. Prediksi pergerakan rupiah hari ini

    Meski begitu, Lukman memprediksi penguatan rupiah terhadap dolar AS hari ini akan terbatas, mengingat konflik di Timur Tengah masih mengerek harga minyak dunia. Begitu juga sikap pelaku pasar yang masih berhati-hati, sembari menunggu hasil rapat komite Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed) pekan depan.

    "Penguatan rupiah diperkirakan terbatas oleh harga minyak mentah dunia yang tetap tinggi serta sikap wait-and-see investor menjelang keputusan FOMC pada Rabu. Range Rp17.550-17.700," tutur Lukman.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More