Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PNM Mekaar Perkuat Pemberdayaan, Kemampuan Nasabah Meningkat 36 Persen
Melalui Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melihat bahwa manfaat pembiayaan dapat menyentuh hal-hal yang tidak selalu terlihat dari sebuah warung, lapak, atau usaha rumahan. Ada kemampuan yang semakin terasah, kepercayaan diri yang tumbuh, hingga keyakinan bahwa usaha yang dijalankan hari ini masih punya jalan untuk berkembang esok hari. (Dok. PNM)
  • Hasil SROI Mekaar 2022–2024 menunjukkan setiap Rp1 investasi menghasilkan manfaat Rp1,81, dengan peningkatan pendapatan usaha menyumbang porsi terbesar 33,87 persen.

  • Kemampuan nasabah Mekaar meningkat 36 persen; kemampuan kognitif terkait keuangan, pinjaman, dan pengelolaan keuangan naik 53,18 persen, sementara kepercayaan diri bertambah lebih dari 40 persen.

  • Dampak Mekaar mencakup aspek ekonomi, kesejahteraan, dan sosial, termasuk penciptaan lapangan kerja serta meningkatnya optimisme nasabah dalam mengelola usaha dan kehidupan keluarga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Program Mekaar PNM mencatat nilai manfaat Rp1,81 untuk setiap Rp1 investasi selama 2022–2024. Kemampuan nasabah meningkat 36 persen, termasuk literasi keuangan, pengelolaan pinjaman, dan kepercayaan diri.
  • Who?
    PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui Program Mekaar, nasabah pengusaha ultra mikro, serta Direktur Utama PNM Kindaris terlibat dalam pelaksanaan dan penyampaian hasil dampak program.
  • Where?
    PNM menyampaikan informasi program di Jakarta. Cakupan lokasi pelaksanaan Program Mekaar dan sebaran nasabah per saat ini masih belum diketahui.
  • When?
    Penghitungan Social Return on Investment Program Mekaar dilakukan untuk periode 2022 hingga 2024. Waktu pengumuman hasil penghitungan secara spesifik hingga saat ini belum ada kepastian.
  • Why?
    PNM menjalankan pembiayaan dan pendampingan untuk memperkuat kemampuan nasabah dalam mengelola usaha dan keuangan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendukung kesejahteraan keluarga dan optimisme masa depan.
  • How?
    PNM menyalurkan pembiayaan dan pendampingan melalui Mekaar. Dampaknya dihitung dengan metode SROI, yang mencatat peningkatan pendapatan usaha, penciptaan lapangan kerja, kemampuan kognitif, serta rasa percaya diri nasabah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Bagi pengusaha kecil, tambahan modal bisa berarti banyak hal. Bisa berarti stok dagangan yang kembali penuh, bahan baku yang bisa dibeli tanpa menunggu uang berputar, atau usaha yang akhirnya punya ruang untuk berkembang. Namun, rupanya perubahan tidak berhenti di sana.

Melalui Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melihat bahwa manfaat pembiayaan dapat menyentuh hal-hal yang tidak selalu terlihat dari sebuah warung, lapak, atau usaha rumahan. Ada kemampuan yang semakin terasah, kepercayaan diri yang tumbuh, hingga keyakinan bahwa usaha yang dijalankan hari ini masih punya jalan untuk berkembang esok hari.

1. PNM Mekaar catat manfaat 181 persen dari nilai investasi program

Melalui Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melihat bahwa manfaat pembiayaan dapat menyentuh hal-hal yang tidak selalu terlihat dari sebuah warung, lapak, atau usaha rumahan. Ada kemampuan yang semakin terasah, kepercayaan diri yang tumbuh, hingga keyakinan bahwa usaha yang dijalankan hari ini masih punya jalan untuk berkembang esok hari. (Dok. PNM)

Gambaran tersebut tercermin dari hasil penghitungan Social Return on Investment (SROI) Program Mekaar periode 2022–2024. Setiap Rp1 yang diinvestasikan dalam program menghasilkan manfaat sebesar Rp1,81. Artinya, nilai manfaat yang tercipta mencapai 181 persen dari nilai investasi program.

Menariknya, manfaat terbesar memang berasal dari peningkatan pendapatan usaha, dengan porsi 33,87 persen. Namun, dampaknya tidak berhenti pada penghasilan. Terbukanya lapangan kerja menjadi salah satu manfaat yang turut tercipta, sementara meningkatnya optimisme terhadap masa depan menunjukkan bahwa dampak program juga menyentuh sisi yang lebih personal dalam kehidupan nasabah.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, “Kami percaya bahwa ketika seorang nasabah semakin mampu, dampaknya tidak berhenti pada dirinya sendiri. Kemampuan yang bertambah dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan optimisme, lalu ikut memengaruhi cara mereka menjalankan usaha, mengelola kehidupan keluarga, dan berinteraksi dengan lingkungan. Jadi, yang kami lihat bukan hanya usaha yang tumbuh, tetapi juga perubahan yang ikut tumbuh di sekitarnya.”

2. PNM Mekaar tingkatkan literasi keuangan dan kepercayaan diri nasabah

Melalui Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melihat bahwa manfaat pembiayaan dapat menyentuh hal-hal yang tidak selalu terlihat dari sebuah warung, lapak, atau usaha rumahan. Ada kemampuan yang semakin terasah, kepercayaan diri yang tumbuh, hingga keyakinan bahwa usaha yang dijalankan hari ini masih punya jalan untuk berkembang esok hari. (Dok. PNM)

Perubahan tersebut juga terlihat dari meningkatnya kemampuan nasabah secara keseluruhan sebesar 36 persen. Peningkatan terbesar terjadi pada kemampuan kognitif, yang mencakup pengetahuan mengenai keuangan, pinjaman, dan pengelolaan keuangan, sebesar 53,18 persen. Sementara itu, rasa percaya diri nasabah meningkat lebih dari 40 persen.

Bagi pengusaha ultra mikro, kemampuan tersebut menjadi modal yang tidak kalah penting. Sebab, usaha yang bertumbuh membutuhkan lebih dari sekadar tambahan barang dagangan. Dibutuhkan kemampuan untuk mengelola usaha, keberanian mengambil keputusan, dan keyakinan untuk melihat peluang berikutnya.

Sebagai perusahaan yang menjalankan pemberdayaan melalui pembiayaan dan pendampingan, PNM memandang bahwa perubahan pada nasabah dapat membawa manfaat yang lebih luas. Ketika kemampuan mengelola usaha dan keuangan semakin baik, pengusaha memiliki ruang lebih besar untuk berkontribusi terhadap kebutuhan keluarga. Ketika kepercayaan diri dan optimisme tumbuh, perubahan itu juga dapat tercermin dalam cara mereka mengambil keputusan dan membangun hubungan dengan lingkungan sekitar.

3. PNM Mekaar dorong kesejahteraan dan optimisme masa depan nasabah

Melalui Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melihat bahwa manfaat pembiayaan dapat menyentuh hal-hal yang tidak selalu terlihat dari sebuah warung, lapak, atau usaha rumahan. Ada kemampuan yang semakin terasah, kepercayaan diri yang tumbuh, hingga keyakinan bahwa usaha yang dijalankan hari ini masih punya jalan untuk berkembang esok hari. (Dok. PNM)

Hal tersebut sejalan dengan hasil penghitungan dampak program yang menunjukkan bahwa manfaat Mekaar tidak hanya berada pada aspek ekonomi. Nilai dampak juga tercipta pada aspek kesejahteraan dan sosial, menunjukkan bahwa manfaat program berkembang melampaui aktivitas usaha yang dijalankan nasabah.

Pada akhirnya, nilai dari sebuah pembiayaan tidak selalu selesai ketika modal berubah menjadi barang dagangan atau tambahan modal usaha. Sebagian manfaatnya justru tumbuh perlahan dalam keseharian nasabah: kemampuan yang semakin kuat, keputusan yang semakin mantap, dan pandangan terhadap masa depan yang semakin optimistis. Karena itu, pertumbuhan tidak selalu tentang seberapa besar sebuah usaha bertambah. Kadang, pertumbuhan juga terlihat dari seberapa jauh seseorang mulai percaya bahwa ia bisa melangkah lebih jauh. #PNMuntukUMKM #PNMPemberdayaanUMKM (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article