Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    Begini Ciri-ciri Fisik Uang Rp75 Ribu Asli, Alat Pembayaran Sah RI!
    Penukaran uang Rp75 ribu. IDN Times/Debbie Sutrisno
    • Uang Rp75 ribu diterbitkan BI pada 2020 sebagai edisi khusus HUT ke-75 RI dan tetap sah digunakan sebagai alat pembayaran, meski sempat ditolak kasir dalam video viral.
    • Keaslian uang Rp75 ribu dapat diperiksa melalui enam ciri, termasuk logo BI berubah warna, cetak kasar, tanda air proklamator, rectoverso, dan efek ultraviolet.
    • Desain uang ini direncanakan sejak 2018; minat masyarakat awalnya tinggi hingga kuota habis, sementara sebagian kolektor memperjualbelikannya di e-commerce seharga jutaan rupiah.
    This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

    Jakarta, IDN Times - Indonesia mengenal uang pecahan Rp75 ribu rupiah sejak diluncurkan pada 2020. Pemerintah dan Bank Indonesia meluncurkan uang nominal Rp75 ribu untuk edisi spesial perayaan HUT ke-75 RI. Saat itu, uang pecahan Rp75 ribu diterbitkan dalam jumlah terbatas.

    Baru-baru ini, publik kembali diingatkan tentang keberadaan uang pecahan Rp75 ribu karena sebuah video viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak seorang pembeli di minimarket ditolak kasir saat mau membayar dengan uang pecahan Rp75 ribu.

    Padahal sejak uang itu diterbitkan, Bank Indonesia menegaskan bahwa uang pecahan Rp75 ribu sah sebagai alat pembayaran.

    "Uang ini secara khusus dikeluarkan sebagai alat pembayaran yang sah atau legal tender," kata Perry Warjiyo yang pada saat itu menjabat Gubernur BI, Senin, 17 Agustus 2020.

    Mari kita kembali menengok, seperti apa penampakan uang pecahan Rp75 ribu! Perhatikan ciri-ciri fisiknya untuk meyakinkan kamu bahwa uang tersebut asli!

    1. Ada 6 tanda untuk membedakan uang Rp75 ribu asli dan palsu

    Peluncuran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI (Youtube.com/Bank Indonesia)

    pecahan Rp75 ribu itu juga dilengkapi dengan beragam teknologi, guna mengantisipasi pemalsuan. Ada enam ciri uang edisi khusus tersebut.

    • Pertama, terdapat gambar utama pahlawan nasional Ir Sukarno dan Mohammad Hatta di bagian muka.

    • Kedua, ada logo Bank Indonesia yang bisa berubah warna di bagian gambar Anggrek Bulan. Logo BI itu juga memiliki efek gerak dinamis bila dilihat dari sudut pandang berbeda.

    • Ketiga, hasil cetak terasa kasar bila diraba di bagian utama pahlawan.

    • Keempat, tanda air berupa pasangan proklamator RI dapat dilihat secara utuh jika diterawang ke arah cahaya.

    • Kelima, gambar saling mengisi (rectoverso) dari logo BI yang dapat dilihat secara utuh bila diterawang ke arah cahaya.

    • Terakhir, hasil cetak akan memendar dalam satu warna atau lebih jika dicek dengan sinar ultraviolet.

    2. Desain dirancang sejak 2018 dan direncanakan terbit setiap 25 tahun sekali

    Pada saat uang Rp75 ribu diluncurkan, Bank Indonesia mengatakan desain uang ini sudah direncanakan sejak 2018. BI menyebut penerbitan uang ini mendasar pada ketentuan dan tata kelola pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

    "Ini kali keempat. Ke depan Insyaallah pengeluaran uang hari kemerdekaan akan dilakukan setiap 25 tahun sekali," ujar Perry Warjiyo yang saat itu menjabat sebagai Gubernur BI.

    Pada awal diluncurkan, animo masyarakat sangat tinggi. Bank Indonesia

    3. Sempat menjadi incaran masyarakat dan banyak dipesan

    Uang pecahan Rp75 ribu edisi 75 tahun kemerdekaan Indonesia. bi.go.id

    Pada awal penerbitannya, uang pecahan Rp75 ribu mendapatkan animo yang sangat tinggi dari masyarakat. Bahkan, kuota pemesanan uang yang dibuka BI pun selalu ludes.

    Saat itu, uang pecahan Rp75 ribu pun menjadi barang bernilai tinggi yang diincar para kolektor uang. Banyak pula orang yang memperjualbelikan uang ini di e-commerce dengan harga hingga jutaan rupiah.

    Curated For You

    Editorial Team

    Related Article