Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Insan Penabung Dosa

[PUISI] Insan Penabung Dosa
ilustrasi menyesal (unsplash.com/Gabriel)

Berucap seadanya

Haha hihi berlangsung sementara tapi berulang

Entah mengapa hingga kini masih betah

Menjadi seorang penikmat canda terlarang

Layaknya bunuh diri dalam lubang dosa

Masih saja,

Sering termakan kode dari mata yang berkedip

Hingga seolah menyuruh mulut 'tuk mengucap "iya"

Pun asta yang bersentuhan seringkali tak terelakkan

Heuh! Iya, memang tiada sengaja di ucapmu

Tapi bagaimana dengan batinmu?

Sudahlah, cukup!

Hanya ucapan istighfar dari batin sebagai tanda siuman

Serta tetes air mata dan tangan yang menengadah setelah sujud di sepertiga malam

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indiana Malia
EditorIndiana Malia
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction