Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Aku Hampir Lupa Rasanya Bahagia
Ilustrasi merenung (pexels.com/cottonbro studio)

Ada hari-hari

yang kulewati begitu saja,

tanpa tawa,

tanpa cerita yang benar-benar hidup.

Aku berjalan,

tersenyum seperlunya,

lalu pulang

dengan hati yang tetap sunyi.

Entah sejak kapan,

bahagia terasa begitu jauh.

Aku hampir lupa

bagaimana rasanya

tertawa tanpa beban,

atau bangun pagi

dengan hati yang ringan.

Namun jauh di dalam diri,

masih ada harapan kecil

yang belum ingin menyerah.

Barangkali suatu hari nanti,

bahagia akan datang lagi.

Dan saat itu tiba,

aku ingin menyambutnya

seperti seorang teman lama

yang akhirnya pulang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team