Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Balada Hujan

[PUISI] Balada Hujan
ilustrasi tetesan hujan (pexels.com/Sitthan Kutty)

Rintik hujan malam ini menggangguku
Kala raga sedang asyik memeluk mimpi
Ia berani merebut dirinya dariku
Kurang sopan santun, ya!

Bukannya telah kau habiskan embun di lautan?
Mengapa masih serakah merebut hak 
Benar-benar makhluk licik!
Sudah diberi kasih, inginkan pisah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tania Stephanie
EditorTania Stephanie
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Tangisan yang Menunggu Pulang

30 Apr 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Inang Benalu

[PUISI] Inang Benalu

27 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rumit

[PUISI] Rumit

26 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Sepi yang Berisik

[PUISI] Sepi yang Berisik

26 Apr 2026, 05:25 WIBFiction