Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Bengis: Buah Tangan Memori Tragis

[PUISI] Bengis: Buah Tangan Memori Tragis
ilustrasi orang berdiri di depan api (unsplash.com/Mohamed Nohassi)
Share Article

Tak tau seberapa banyak detik mengawal nyawa dalam raganya
Hingga tak sedikit pula trauma kejam telah mengunci memorinya
Dendam-maaf mengisi alur hidupnya
Tak jarang, air mata jadi pintu pelariannya

Dia bukanlah preman atau berandal
Melainkan pecundang yang berlagak besar
Berlakon seperti raja yang bengis dan garang
Petantang-petenteng bak si paling benar
Sebab muak dan lelah dianggap sampah

Iya!
Dia sebenarnya manusia lugu
Bahkan tak marah jika disebut Si Dungu
Tapi, hatinya bagaikan siput kecil yang akan pecah ketika dibanting
Bisa apa dia, jika keruh telah mewarnai putihnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tika Nur Hasanah
EditorTika Nur Hasanah

Related Articles

See More

[PUISI] Versi Diriku yang Baru

26 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Lemah Tapi Kuat

[PUISI] Lemah Tapi Kuat

25 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Secercah Gelisah

[PUISI] Secercah Gelisah

24 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction