[PUISI] Retak Tapi Bertahan

Retak muncul dari tekanan panjang
Hari mengikis tanpa memberi jeda
Tubuh belajar menerima cepatnya waktu
Pikiran tetap berdiri meski goyah
Beban tidak selalu berteriak
Kadang ia diam mengendap lama
Masuk lewat jam-jam sunyi
Tinggal sebagai berat tak bernama
Usaha sering berakhir tanpa sambutan
Langkah pulang dengan tangan kosong
Kaki gemetar menyimpan sisa tenaga
Malam datang tanpa memberi belas
Retak semakin jelas terasa
Namun runtuh belum kupilih
Ada alasan kecil tersimpan rapi
Menolak menyerah sepenuhnya
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

















