Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Berjalan di Luka

[PUISI] Berjalan di Luka
ilustrasi pasangan berjalan bersama (unsplash.com/Joran Quinten)
Share Article

Kita menanam janji di tanah retak
Namun, hujan tak pernah datang menyapa
Aku tetap menyiram dengan asa yang rengat
Walau kutahu bunga ini takkan berdaya

Kita berpelukan di tepi kehilangan
Kupaksa langkah agar tak berhenti di sini
Aku tahu ini jalan tanpa tujuan
Namun, mengapa aku tetap memilih kau lagi?

Mungkin nanti, luka ini jadi rumah
Tempat rindu dan realitas berdamai
Aku tak menyesal meski dunia menjauhkan
Sebab mencintaimu adalah caraku bertahan


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Dompet Renta Ayah

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Selembar Pasrah

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Tentang Mimpi

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tolak Ukur

[PUISI] Tolak Ukur

25 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perihal Ibu

[PUISI] Perihal Ibu

25 Mei 2026, 05:25 WIBFiction