Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Berjalan di Luka

ilustrasi pasangan berjalan bersama
ilustrasi pasangan berjalan bersama (unsplash.com/Joran Quinten)

Kita menanam janji di tanah retak
Namun, hujan tak pernah datang menyapa
Aku tetap menyiram dengan asa yang rengat
Walau kutahu bunga ini takkan berdaya

Kita berpelukan di tepi kehilangan
Kupaksa langkah agar tak berhenti di sini
Aku tahu ini jalan tanpa tujuan
Namun, mengapa aku tetap memilih kau lagi?

Mungkin nanti, luka ini jadi rumah
Tempat rindu dan realitas berdamai
Aku tak menyesal meski dunia menjauhkan
Sebab mencintaimu adalah caraku bertahan


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langkah Pertama setelah Hujan

16 Des 2025, 13:47 WIBFiction
ilustrasi orang menempelkan sticky notes

[PUISI] Pergi untuk Pulang

15 Des 2025, 21:07 WIBFiction
ilustrasi memasak bersama keluarga

[PUISI] Aroma Masakan Ibu

14 Des 2025, 05:15 WIBFiction
ilustrasi secangkir kopi (pexels.com/Boryslav Shoot)

[PUISI] Kopi Hitam

14 Des 2025, 05:04 WIBFiction
Posisi tenang

[PUISI] Harapan Fana

12 Des 2025, 16:57 WIBFiction