Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Bintang di Ujung Lautan

[PUISI] Bintang di Ujung Lautan
ilustrasi perempuan memegang lentera di tengah laut (pexels.com/Leyla Qəhrəmanova)
Share Article

Kau adalah bintang yang kutatap dari tepi kegelapan,
yang tetap terang meski malam menggulung jarak.

Kita pernah jadi dua riak di sungai yang sama,
mengalir bersama hingga arus memisah ke laut berbeda.

Namun aku tahu,
ombakmu masih berbisik pada ombakku
di bawah cahaya bulan yang diam-diam kita bagi.

Angin memanggul namamu,
membawanya melintasi ladang sunyi
hingga tiba di jendela hatiku.

Dan kelak,
bila ufuk timur dan barat kembali bersentuhan,
kita akan menjadi hujan pertama
yang jatuh di tanah yang sama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya

Related Articles

See More

[PUISI] Sisi Gelap Senja

04 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Balikpapan Baru

[PUISI] Balikpapan Baru

03 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Komuni Jiwa

[PUISI] Komuni Jiwa

03 Jun 2026, 09:08 WIBFiction
[PUISI] Negara Hadir

[PUISI] Negara Hadir

03 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Jingga Selamanya

[PUISI] Jingga Selamanya

01 Jun 2026, 19:38 WIBFiction