Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Bising yang Asing

[PUISI] Bising yang Asing
ilustrasi keramaian (pexels.com/Lola Russian)

Riuh suasana perkotaan semakin mengoyak pendengaran
Begitu asing bagi manusia rumahan yang terlalu nyaman dengan dunia virtual
Satu langkah keberanian untuk memperjuangkan masa depan
Meski sesekali rasa ragu masih menyelimuti dan terkesan tidak masuk akal

Menempuh ratusan kilometer dan melalui lalu lalang keramaian
Tak cukup berani, namun begitu berarti demi pendidikan yang sudah lama dinanti
Berharap akan kepastian yang telah lama diidam-idamkan
Saat surat keputusan diluncurkan, namun mental terasa semakin terguncang

Merapalkan doa-doa yang senantiasa dilangitkan
Selalu memohon agar semua akan baik-baik saja dengan penuh keyakinan
Tak ingin selamanya terus terjebak dalam zona nyaman
Pada akhirnya, segala suara bising itu tak lagi terdengar asing secara kenyataan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Moch Abdul Aziz
EditorMoch Abdul Aziz
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Antara Redup dan Hidup

02 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bunga Surga

[PUISI] Bunga Surga

29 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Abu Pekat

[PUISI] Abu Pekat

29 Mar 2026, 21:04 WIBFiction