Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Cahaya Tipis di Balik Awan

[PUISI] Cahaya Tipis di Balik Awan
ilustrasi cahaya matahari (unsplash.com/ingsamu)

Langit tampak penuh abu
Sinar tertahan di balik lapisan kelabu
Hari berjalan tanpa banyak warna
Seolah terang lupa jalan pulang

Namun sesuatu tetap bertahan
Seutas cahaya menembus sela tipis
Tidak cukup kuat untuk memanaskan bumi
Namun cukup untuk memberi kehangatan

Kilau kecil itu nyaris terlewat
Mata perlu waktu untuk menyadarinya
Bukan sinar besar yang memaksa hadir
Hanya petunjuk bahwa kita tidak sendirian

Langit mungkin masih tertutup
Langkah mungkin masih terasa berat
Namun cahaya tipis itu tetap ada
Menjaga harapan kita untuk tetap hidup

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Inang Benalu

[PUISI] Inang Benalu

27 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rumit

[PUISI] Rumit

26 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Sepi yang Berisik

[PUISI] Sepi yang Berisik

26 Apr 2026, 05:25 WIBFiction