Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Di Antara Dua Pulang

[PUISI] Di Antara Dua Pulang
ilustrasi perjalanan pulang (pexels.com/Zeynep Sude Emek)

Ada dua pintu yang selalu terbuka
Meski aku tak pernah benar-benar melangkah
Di satu sisi, rumahku menyimpan hening
Di sisi lain, rantau mengundang petualangan

Dari sini, rindu membentuk bayang
Dari sana, waktu mengaburkan jejak
Aku kembali, tetapi tak sepenuhnya
Seperti senja yang setengah terlambat menyapa fajar

Kadang aku merasa terlupakan di dua tempat
Terpaut antara keinginan dan kenyataan
Di rumah, aku bukan lagi siapa yang kutinggalkan
Di rantau, aku hanyalah sejenak yang pergi

Di antara dua pulang
Aku belajar menapaki jarak tanpa batas
Menggenggam rindu yang tak terucap
Menjadikan setiap pulang sebagai bagian dari perjalanan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Surat Cinta dari Bulan Februari

24 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hati

[PUISI] Kepada Hati

22 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Asa Tersisa

[PUISI] Asa Tersisa

22 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Buat Apa Bersuara?

[PUISI] Buat Apa Bersuara?

22 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Cangkir Biru

[PUISI] Cangkir Biru

20 Feb 2026, 13:48 WIBFiction