Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Dua Puluh

[PUISI] Dua Puluh
ilustrasi dua puluh (unplash.com/Adrian Curiel)

Oh, ternyata begini rasanya berusia dua puluh
Saat semua terasa membingungkan dan baru
Saat semua pilihan yang ada di depan mata membuat ragu
Jika tidak mampu menentukan jalan maka akan terjerumus ke dalam bujuk rayu

Oh, ternyata begini rasanya menjadi orang dewasa
Sedikit terkejut dengan tuntutan usia karena belum terbiasa
Banyak hal harus diselesaikan meski kadang terpaksa dan tergesa-gesa
Namun tidak jarang juga didatangi hal luar biasa

Oh, ternyata ini usia yang katanya harus temukan jati diri dan harus mandiri
Pegang kendali dan jalani sendiri meski masih sering bingung kanan kiri
Tentukan mana yang perlu dihampiri atau dihindari 
Paling tidak besok pagi masih bertemu sang mentari agar tetap bisa berlari

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Chalimatus Sa'diyah
EditorChalimatus Sa'diyah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Tangisan yang Tidak Terdengar

22 Mar 2026, 06:02 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction