Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Di Jalan yang Aku Pilih

[PUISI] Di Jalan yang Aku Pilih
ilustrasi melangkah dengan kaki (pexels.com/Ivan S)

Kadang aku berjalan di jalan asing
Menebak-nebak arah yang masuk akal
Namun hidup memang tak punya peta
Yang ada hanya berani mengambil langkah

Ada kalanya aku ingin berhenti
Karena lelah mengejar yang tak pasti
Namun di titik itu aku mengerti
Bahwa berhenti tak pernah benar-benar solusi

Setiap persimpangan mengajarkan
Bahwa pilihan bukan soal benar atau salah
Tapi soal menerima konsekuensinya
Dan hidup dengan kepala tegak

Di ujung perjalanan nanti
Aku ingin berkata tanpa ragu
Aku mungkin tersesat berkali-kali
Tapi aku tidak pernah menyerah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Rumah yang Tiba-Tiba Sunyi

10 Mar 2026, 06:25 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction