Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Dua Puluh Jiwa

[PUISI] Dua Puluh Jiwa
Pixabay.com/Free-Photos
Share Article

Sebuah ruang di sana
Masa untuk menemukan asa
Bagaimanapun gemuruh amarah 
Tetap ada yang memberi petunjuk arah

Bagaimanapun kau keji 
Tetap saja kita tak dapat saling membenci
Bagaimanapun kau tak ingin peduli 
Selalu saja kalian ada di saat sepi

Tangisku yang tersimpan, mampu kalian dengar 
Jiwaku yang tak bermakna, kalian jadikan berharga
Aku adalah niskala
Yang kalian peluk dalam suka duka

Untuk mereka... 
Dua puluh jiwa...
Yang bersenandung dalam tangis
Yang mampu tertawa saat dunia menyiksa
Yang tetap membela meski kecewa

Di tempat itu
Mari kita kenang semua ini dengan bahagia

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team