Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Dulu dan Sekarang

[PUISI] Dulu dan Sekarang
ilustrasi jalanan penuh sesak (pexels.com/Elina Sazonova)

Semua sudah berbeda
Mengawal waktu terus beranjak
Melewati momen takkan terulang
Menyisakan riak-riak kenangan

Sejenak melempar ingatan ke belakang
Menyelami lembaran memori usang
Tawa riang tanpa beban
Saling berkejaran di sepanjang jalan

Lalu lihat sekarang
Sisi desa menjadi metropolitan
Rumah bambu di ujung jalan
Menjelma gedung berkilauan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction