Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Hati Juga Bisa Patah

Unsplash.com/Simon Migaj
Unsplash.com/Simon Migaj

Rangkaian kisah cinta yang bersusun
keluar dari mulutmu tak pernah berhenti
membuat tanggal satu demi satu
cerita yang sudah lalu,
serasa ditonjok.

Nyeri itu menerjang sekujur tubuh
meski tiada yang tahu.
Dia tak salah, tak pernah salah
hanya diri ini yang salah mengartikan
indahnya sikapmu.

Inginnya aku masuk ke jenggala
berteman dengan air terjun yang tak pernah khianat
sampaikan pesan dari hulu ke hilir
meski harus menua di sana
dan hilang dari peredaran.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ahmad Rifa'i Yusuf N
EditorAhmad Rifa'i Yusuf N
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Fajar Ramadan

16 Feb 2026, 06:15 WIBFiction
ilustrasi bunga jalanan

[PUISI] Bunga Jalanan

16 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi seorang anak memegang lilin

[PUISI] Tak Ingin Redup

15 Feb 2026, 21:48 WIBFiction
Ilustrasi siluet senja

[PUISI] Serupa Senja

15 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi kebaikan

[PUISI] Putaran Awal

15 Feb 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction