Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ijazah Sunyi di Laci Berdebu

[PUISI] Ijazah Sunyi di Laci Berdebu
ilustrasi guru mengajar (freepik.com/noohsaob974)

Kami lulus dengan senyum yang belum reda
Mengira panggilan mengabdi akan segera ada
Nyatanya yang punya kuasa hanya membuka mata
Untuk yang punya nama, bukan yang punya cita

Langkah kami tertahan di barisan sepi
Bersama doa yang makin lama makin sunyi
Sementara ruang kelas tetap terisi
Oleh mereka yang datang tanpa diuji

Ijazah kami menggigil di dalam laci
Menjadi saksi janji yang dibungkus basa-basi
Kami dirundung sunyi tanpa aba-aba pasti
Sementara yang tak belajar kini duduk memberi instruksi

Jika cinta negeri butuh jalur yang tersembunyi
Lalu di mana tempat kami yang menanti dengan hati?
Kami bukan hanya baris di atas berkas seleksi
Kami luka yang sabar, menunggu ruang untuk mengabdi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction