Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Jangan Melarangku untuk Melangkah

unsplash.com/davidmarcu
unsplash.com/davidmarcu

Apa kau tak bisa memberikan kecupmu itu untukku?
Yang selalu kutunggu dari dulu
Yang didapat dia lebih dahulu
Memang bukan untukku

Apa aku terlalu hina?
Hingga kau meninggal kan ku tanpa ada rasa
Mencampakkan segala bahagia kita
Memilih dia sebagai tujuanmu dimasa tua

Aku tak masalah
Hanya saja,
Kau jangan melarang ku untuk mengadu
Kau jangan melarang ku untuk mengheningkan rindu
Sebab tempatku bercerita adalah tuhanmu

Walau sepoi angin kali ini teramat gila
Aku akan tetap kesana
Mengunjungi tempat yang kusebut surga
Bercerita segala masalah dunia
Memberi solusi kebahagian
Mendapat sedikit ketenangan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dinner febriantoko
EditorDinner febriantoko
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Fajar Ramadan

16 Feb 2026, 06:15 WIBFiction
ilustrasi bunga jalanan

[PUISI] Bunga Jalanan

16 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi seorang anak memegang lilin

[PUISI] Tak Ingin Redup

15 Feb 2026, 21:48 WIBFiction
Ilustrasi siluet senja

[PUISI] Serupa Senja

15 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi kebaikan

[PUISI] Putaran Awal

15 Feb 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction