Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kerinduan Puan

Pixabay/Pexels
Pixabay/Pexels

Tiba-tiba muncul sepercik kerinduan.
Rinduku tak begitu merepotkan.
Hanya sebatas keinginan,
untuk bisa menikmati kopi dan duduk berhadapan.

Iya, sebatas keinginan.
Tanpa perlu diwujudkan.
Karena aku sadar diri, tuan.
Merindukanmu adalah hal yang tak seharusnya aku lakukan.
Mengingat ada seorang puan dipelukan tuan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Iim Halimatus Sadiyah
EditorIim Halimatus Sadiyah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Cinta dalam Bayangan

15 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan berdoa

[PUISI] Kepada Ramadan

11 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi wanita

[PUISI] Telanjur Salah

10 Feb 2026, 21:07 WIBFiction