Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ketidakberdayaan Menghamba

[PUISI] Ketidakberdayaan Menghamba
ilustrasi orang menutup wajah dengan tangannya (pexels.com/Daniel Reche)

Tuhan, aku rindu
Akan dahaga melafaz-Mu di sisa-sisa malam tahun lalu
Juga kelaparan yang menganiaya kala tak berdaya melantunkan ayat-ayat

Aku pun malu yang teramat
Sebab diri yang tak becus menghamba lagi hina
Sebab diri yang lupa cara mencinta

Kepada-Mu, adakah aku mendesak dan merayu?
Memanglah aku yang nyalar meminta dan merusak itu
Manusia keras kepala, tak tahu arti, tak tahu diri

Kepada-Mu, rebah kuserahkan hati yang berkarat
Aku ingin mencintai-Mu bukan karena aku harus
Tapi karena begitulah aku hidup

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Aku dan Versi Terbaikku

20 Apr 2026, 16:07 WIBFiction
[PUISI] Menjadi Abadi

[PUISI] Menjadi Abadi

20 Apr 2026, 05:48 WIBFiction
[PUISI] Mengingat Kamu

[PUISI] Mengingat Kamu

19 Apr 2026, 11:25 WIBFiction
[PUISI] Persis Kaca Rapuh

[PUISI] Persis Kaca Rapuh

18 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[CERPEN] Sampai Mati

[CERPEN] Sampai Mati

17 Apr 2026, 06:38 WIBFiction
[PUISI] Sang Pemilih

[PUISI] Sang Pemilih

17 Apr 2026, 05:25 WIBFiction